SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Setelah melalui proses pembangunan dan pengujian yang panjang, Underpass Joglo di Banjarsari, Solo, resmi dibuka untuk umum pada Sabtu 11 Januari 2025.
Proyek Strategis Nasional (PSN) ini mulai dapat digunakan masyarakat mulai pukul 08.00 WIB, seperti dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Taufiq Muhammad, pada Jumat 10 Januari 2025.
Taufiw mengatakan, keputusan pembukaan diambil berdasarkan hasil rapat bersama antara berbagai pihak terkait, termasuk Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Jateng, kontraktor proyek, serta instansi terkait lainnya.
Taufiq menjelaskan, pembukaan fasilitas ini bertujuan untuk memantau efektivitas lalu lintas setelah pengoperasiannya.
Selain itu, pembukaan ini juga berfungsi sebagai sosialisasi kepada masyarakat terkait pengembalian rute yang sebelumnya dialihkan selama pembangunan proyek sejak 2023.
“Selama pengerjaan, kendaraan besar seperti truk, bus AKAP, dan AKDP dialihkan ke Jalan Ahmad Yani. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan, terutama di Viaduk Gilingan. Dengan dibukanya Underpass Joglo, arus lalu lintas akan kembali normal,” ungkap Taufiq.
Pihak Dishub juga telah menyiapkan personel di lokasi strategis untuk membantu sosialisasi kepada pengguna jalan, memastikan kelancaran, serta memberikan edukasi terkait penggunaan fasilitas baru ini.
Taufiq mengingatkan masyarakat agar menggunakan fasilitas ini dengan bijak, mematuhi rambu lalu lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan.
“Underpass ini adalah fasilitas besar dan modern. Harapannya, masyarakat bisa menjaga kebersihan dan ketertiban saat menggunakannya,” imbuhnya.
Pemerintah mengantisipasi antusiasme masyarakat terhadap pembukaan fasilitas ini. “Seperti pada proyek lain, biasanya ada euforia berlebihan di awal pembukaan. Kami harap masyarakat tetap memprioritaskan keselamatan dan tidak melupakan aturan lalu lintas,” kata Taufiq.
Ia juga menegaskan pentingnya menghindari parkir liar di sekitar area underpass. “Jangan sampai ada parkir liar di bahu jalan menuju underpass. Tetap tertib dalam menyambut pembukaan ini,” kata Taufiq.
Kasat Lantas Polresta Surakarta, Kompol Agung Yudiawan, menambahkan, pihaknya juga akan menempatkan personel untuk memastikan keamanan lalu lintas di sekitar area underpass.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku, termasuk rambu-rambu dan kelengkapan keselamatan berkendara,” ujarnya.
Ke depannya, evaluasi terhadap pengoperasian underpass akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas ini berjalan optimal dan mendukung kelancaran lalu lintas di Solo. Dengan fasilitas baru ini, diharapkan kemacetan yang selama ini terjadi dapat berkurang secara signifikan.
Underpass Joglo menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur transportasi di Solo. Kini, masyarakat dapat menikmati manfaat fasilitas ini dengan tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama. (KS01)