Sabtu, 13 Juni 2026

Buntut Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Mundur dari Jabtan Utusan Khusus Presiden

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 6 Desember 2024 | 18:15 WIB
Buntut Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Mundur dari Jabtan Utusan Khusus Presiden. (KlikSoloNews/dok)
Buntut Hina Penjual Es Teh, Gus Miftah Mundur dari Jabtan Utusan Khusus Presiden. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Pengunduran diri ini diumumkan dalam sebuah pernyataan yang disiarkan langsung CNN Indonesia pada Jumat 6 Desember 2024.

Keputusan tersebut diambil Gus Miftah setelah kontroversi terkait video dirinya yang dianggap merendahkan atau menghina penjual es teh bernama Sunhaji.

Dalam pernyataannya, Gus Miftah menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan yang telah diberikan.

Ia menegaskan bahwa pengunduran dirinya didasari oleh refleksi mendalam dan bukan karena tekanan pihak lain.

"Saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam, setelah berdoa, bermuhasabah, dan istikharah, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," ucap Miftah.

"Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan siapa pun, bukan permintaan siapapun tapi semata mata keputusan ini saya ambil karena rasa cinta, hormat dan cinta mendalam pada Presiden Prabowo," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyampaikan teguran terkait insiden tersebut.

Teguran itu disampaikan melalui Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Presiden meminta Gus Miftah untuk meminta maaf secara langsung kepada Sunhaji, korban dalam kejadian tersebut.

"Kami menyayangkan insiden ini yang melibatkan utusan khusus Presiden Republik Indonesia," kata Hasan.

Teguran tersebut mencerminkan komitmen Presiden Prabowo dalam menjunjung tinggi adab dan kesantunan terhadap semua pihak.

Keputusan Gus Miftah untuk mundur merupakan langkah yang mencerminkan tanggung jawabnya atas peristiwa yang sempat menjadi sorotan publik ini. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X