Jumat, 12 Juni 2026

Jokowi Effect! Sejarah Politik Solo, Respati - Astrid Runtuhkan Dominasi PDIP

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 27 November 2024 | 19:55 WIB
Jokowi Effect! Sejarah Politik Solo, Respati - Astrid Runtuhkan Dominasi PDIP. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Jokowi Effect! Sejarah Politik Solo, Respati - Astrid Runtuhkan Dominasi PDIP. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMPilkada Solo 2024 menjadi babak baru dalam sejarah politik Kota Solo.

Pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Respati Ardi dan Astrid Widayani, berhasil unggul sementara dalam hitung cepat (quick count) melawan pasangan Teguh Prakosa dan Bambang Gage Nugroho yang diusung PDI Perjuangan.

Keunggulan ini menandai kemungkinan berakhirnya dominasi PDIP di kota yang dikenal sebagai salah satu basis kuat partai berlambang banteng tersebut.

Hingga pukul 19.24 WIB, paslon yang diusung KIM Plus ini memimpin dengan perolehan suara 60,43 persen, mengungguli paslon nomor urut 01, Teguh Prakosa dan Bambang Gage Nugroho, yang memperoleh 39,57 persen. Data sementara ini mencakup 99,65 persen suara yang telah masuk.

Respati-Astrid mendominasi perolehan suara di lima kecamatan di Kota Solo. Berikut rincian perolehan suara sementara dari masing-masing kecamatan:

  • Banjarsari: 60.734 suara

  • Jebres: 48.263 suara

  • Laweyan: 32.335 suara

  • Pasarkliwon: 24.243 suara

  • Serengan: 17.755 suara


Secara total, pasangan Respati-Astrid telah mengumpulkan 183.330 suara, sementara paslon Teguh-Bambang meraih 120.028 suara.

Kemenangan sementara Respati-Astrid ini tidak terlepas dari fenomena yang disebut sebagai "Jokowi Effect." Meskipun Joko Widodo (Jokowi) adalah tokoh besar yang berangkat dari PDIP dan pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo, hasil Pilkada kali ini menunjukkan adanya perubahan preferensi pemilih di Solo, termasuk di kawasan strategis seperti Banjarsari, tempat kediaman Jokowi.

PDIP, yang sebelumnya selalu menang dalam Pilkada Solo sejak 2004, mulai dari dua periode Jokowi, FX Hadi Rudyatmo, hingga Gibran Rakabuming Raka, kini harus menghadapi tantangan besar.

Respati-Astrid mampu memanfaatkan momentum dengan program yang segar dan pendekatan yang inklusif, yang tampaknya menarik hati warga Solo.

Teguh-Bambang Kalah di Basis Kuat

Hasil quick count juga menunjukkan bahwa pasangan Teguh-Bambang tertinggal di sejumlah wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis PDIP, seperti Kecamatan Jebres dan Laweyan. Di Jebres, yang sering disebut “Kandang Banteng,” paslon nomor urut 01 hanya mendapatkan 33.944 suara, jauh di bawah Respati-Astrid.

Jika tren ini berlanjut hingga hasil resmi dari KPU, kemenangan Respati-Astrid akan menjadi momen bersejarah bagi politik Solo. Hal ini menunjukkan bahwa pemilih Solo mulai mencari alternatif baru dalam kepemimpinan daerah.

Respati-Astrid tidak hanya meruntuhkan dominasi PDIP, tetapi juga memberikan angin segar bagi demokrasi di Solo, dengan menawarkan visi dan misi yang diyakini lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Meski unggul dalam hitung cepat, kedua belah pihak tetap harus menunggu penghitungan suara resmi dari KPU. Tim Pemenangan Respati-Astrid dan Teguh-Bambang sama-sama mengimbau pendukung mereka untuk tetap tenang dan mengawal proses hingga selesai.

-
Jokowi Effect! Sejarah Politik Solo, Respati - Astrid Runtuhkan Dominasi PDIP. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, Respati Ardi dan Astrid Widayani, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung aman dan lancar.

Hal tersebut disampaikan keduanya usai melaksanakan salat magrib berjamaah di Masjid Al-Wustho, Ketelan, Banjarsari, Solo, pada Rabu 27 November 2024.

“Kami bersyukur pemilihan hari ini bisa berjalan lancar, aman, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman tanpa halangan apa pun,” ujar Respati.

Terkait hasil perhitungan sementara yang menunjukkan keunggulan pasangan nomor urut 02, Respati Ardi – Astrid Widayani, untuk sementara unggul jauh dari paslon nomor urut 01, Teguh Prakosa – Bambang Gage, berdasarkan hasil hitung cepat yang dihimpun tim pemenangan Respati-Astrid.

Respati menyatakan pihaknya tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami mengikuti semua proses dari KPU, dan apa pun hasilnya nanti, kami akan terima dengan lapang dada,” tegas Respati.

Jika hasil ini bertahan, Respati-Astrid akan mencatat sejarah sebagai pasangan yang mampu menggeser kekuatan besar PDIP di Solo. Hal ini sekaligus membuka peluang bagi perubahan peta politik di Jawa Tengah secara keseluruhan. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X