Jumat, 12 Juni 2026

Tawuran Antarpemuda Terjadi di Pasarkliwon, Satu Orang Terluka Parah dan Ditabrak Motor

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 21 Juni 2024 | 14:08 WIB
Tawuran Antarpemuda Terjadi di Pasarkliwon, Satu Orang Terluka Parah dan Ditabrak Motor. (KlikSoloNews/tangkapan layar CCTV)
Tawuran Antarpemuda Terjadi di Pasarkliwon, Satu Orang Terluka Parah dan Ditabrak Motor. (KlikSoloNews/tangkapan layar CCTV)

PASARKLIWON, KLIKSOLONEWS.COM - Aksi tawuran mencemari Kota Solo. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Veteran, Kelurahan Pasarkliwon, Jumat 21 Juni 2024, dini hari WIB.

Tawuran ini mengakibatkan satu orang terluka parah setelah dikeroyok dan ditabrak motor oleh kelompok pelaku lainnya.

Tawuran antarpemuda tersebut terlihat dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial menunjukkan detik-detik menegangkan saat sekelompok pemuda yang menggunakan sepeda motor dan berjalan kaki menyerang korban.

Para pelaku yang menutupi wajah mereka dan beberapa di antaranya membawa senjata tajam, mengeroyok korban yang terjatuh di jalan.

Menurut saksi mata, Purwanto (48), tawuran ini melibatkan puluhan orang. Ia melihat 4 hingga 6 orang di antara mereka membawa senjata tajam.


"Kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu saya tidur di becak yang mangkal di depan Hotel Amira. Tiba-tiba ada motor terjatuh, saya kira kecelakaan. Setelah itu banyak motor dan mereka teriak-teriak, ternyata tawuran," terang Purwanto saat ditemui, Jumat 21 Juni 2024.


Purwanto juga mengetahui bahwa ada satu orang korban luka dalam kejadian ini. Korban sempat tertidur di salah satu pekarangan rumah warga, namun Purwanto tidak mengetahui nasib selanjutnya dari korban.


"Ada 4 atau 6 yang membawa senjata tajam. Mereka masih muda semua," ucapnya.


"Yang saya tahu, korban dilarikan ke rumah sakit. Tahu itu tawuran, saya ketakukan dan menyelamatkan diri," sambung Purwanto.


Hingga saat ini, pihak Polresta Surakarta belum menerima laporan terkait kejadian tawuran tersebut.


Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Ismanto, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut.


"Saya standby sampai pagi, tidak ada laporan," kata Ismanto. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X