WONOGIRI, KLIKSOLONEWS.COM - Ratusan orang yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Pemilu (MPP) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bawaslu Wonogiri, Jawa Tengah, pada Selasa 13 Februari 2024.
Massa menuntut Bawaslu mengusut tuntas kasus ditemukannya uang ratusan juta dan ratusan kaus bergambar salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden (paslon capres-cawapres) di dalam mobil eks Ketua PPK Kecamatan Wonogiri berinisial P.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Gunarto, mengatakan massa aksi mempertanyakan asal-usul dan tujuan penggunaan uang senilai Rp136 juta yang ditemukan di dalam mobil P.
"Kapan Bawaslu mengundang wartawan untuk menjawab pertanyaan tadi?" tanya Gunarto.
Dia mendesak Bawaslu untuk segera mengungkap kasus tersebut, khususnya terkait peredaran uang yang ditemukan di mobil P.
"Karena Pemilu ini, pesta demokrasi ini KPU dan Bawaslu harus transparan, keterbukaan. La kalau sudah ada disinyalir tidak kondusif, kan repot," terangnya.
Gunarto menegaskan, massa aksi datang ke Bawaslu untuk meminta kejelasan dan kepastian hukum terkait kasus tersebut.
"Karena apa? Tersangka sudah disidik dan melimpahkan kepada Bawaslu tinggal menindaklanjuti tentang informasi saksi-saksi," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Wonogiri, Joko Purwanto, saat diwawancara, mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penelusuran.
"Karena ini masih dalam penelusuran, kami tidak bisa memberikan statemen apapun," kata Joko.
Dia menjelaskan, pihaknya masih melakukan penelusuran dan pendalaman terkait kasus tersebut.
"Kalau masalah menutup-nutupi, saya tidak akan menutup-nutupi, keterbukaan. Tapi mekanisme, tata cara sesuai dengan Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2022," tandasnya.
Sebagai informasi, eks Ketua PPK Wonogiri Kota, HBR alias P, ditangkap Satresnarkoba Polres Wonogiri saat mengambil ganja yang dipesannya pada Jumat (9/2/2024) di depan kantor ekspedisi.
Saat polisi menggeledah mobil P, ditemukan uang Rp 136 juta dan ratusan kaus bergambar salah satu capres yang disita dari P.