SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kasus penusukan di Solo, Kapolresta mengungkapkan, pelaku menusuk korban sebanyak tiga kali di bagian leher.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan, D (24) warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menjadi korban penganiayaan luka tusuk di leher bagian kanan.
“Korban D ini menderita luka tusuk di leher bagian kanan. Pelaku DR warga Sukoharjo menusuk korban sebanyak tiga kali di bagian leher. Apakah itu menggunakan pisau atau alat yang lain, masih kita dalami,” tegas Kapolresta, Jumat 13 Oktober 2023.
Diberitakan sebelumnya, kasus penusukan di salah satu hotel di Kota Solo menjadi perhatian pihak kepolisian. Pasalnya, pelaku penusukan yang merupakan warga Kabupaten Sukoharjo sempat melarikan diri lewat plafon hotel.
Keterangan tersebut disampaikan Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi saat ditemui usai mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), Jumat 13 Oktober 2023, siang.
Kapolresta menjelaskan, kejadian itu sekitar pukul 11.30 WIB saat Polsek Banjarsari menerima laporan dari pihak hotel jika terjadi keributan dan dugaan penusukan.
“Saat itu saya berada di dekat TKP dan mendengar laporan dari radio kontrol. Saya lalu ke TKP dan mendapati pelaku berada di plafon kamar mandi hotel,” terang Kapolresta.
“Pelaku sempat berusaha lari dari plafon kamar mandi. Saat saya datang, kami ultimatum untuk menyerahkan diri. Sekitar 10 menit pelaku akhirnya menyerahkan diri turun dari plafon,” tegas Kapolresta.
-
Ultimatum dari Kapolresta tersebut ternyata manjur dan membuat nyali pelaku penusukan, DA (19) warga Sukoharjo turun dari plafon kamar 214.
Untuk motif penusukan di Solo dan modus dari tersangka, Kapolresta menegaskan masih mendalami. “Tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Surakarta,” terang Kapolresta.
Sementara itu, korban penusukan D (24) warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, mendapatkan perawatan intensif.
“Korban kondisinya stabil dan melewati masa kritis. Saat ini masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah dan dijaga dua personel Polresta Surakarta,” pungkas Kapolresta. (KS01)