Jumat, 12 Juni 2026

Cabor Kickboxing Porprov Jateng 2023: Kota Semarang, Surakarta, dan Grobogan Tempatkan Tiga Finalis 

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Rabu, 9 Agustus 2023 | 23:05 WIB
Cabor Kickboxing Porprov Jateng 2023: Kota Semarang, Surakarta, dan Grobogan Tempatkan Tiga Finalis. (KlikSoloNews/dok KONI Jateng)
Cabor Kickboxing Porprov Jateng 2023: Kota Semarang, Surakarta, dan Grobogan Tempatkan Tiga Finalis. (KlikSoloNews/dok KONI Jateng)

KUDUS, KLIKSOLONEWS.COM – Kota Semarang, Surakarta, dan Kabupaten Grobogan masing-masing menempatkan tiga finalis dari 19 nomor final cabang kickboxing Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI yang akan dimainkan Kamis 10 Agustus 2023,  di Gedung Universitas Muria Kudus.

Tiga fighter Kota Semarang yang mampu melangkah ke final adalah Bening Intan Arya di kelas Low Kick 48 kg putri, Arief Sanjaya (Low Kick 60 kg putra), dan Fakri Maksi Prayoga (Low Kick 71 kg).

Bening lolos ke final setelah dalam semifinal Rabu 9 Agustus 2022, menumbangkan Salsabila Addin Nurhaya (Pati). Pada final, Bening akan jumpa Dinni Alimah Saputri (Kendal) yang sebelumnya mengalahkan Rika Elkana (Kudus).

Adapun Arief berhasil menembus partai puncak, usai menyisihkan Naufal Abiyyu Mahardhewa (Grobogan) di semifinal. Di final, dia ditunggu Hasan Fajri Rodli (Kudus) yang sebelumnya menundukkan Rizki Agusti (Kabupaten Pekalongan).

Sedangkan tiga atlet Kota Surakarta yang masuk final terdiri Dwi Ani Retno Wulan (Low Kick 52 kg putri), peraih perak SEA Games 2023 Firman Muharram Syach (Low Kick 67 kg putra), Ananda Wahyu Setyo Wibowo (Low Kick 75 kg putra).

Tiga atlet Grobogan yang menapaki final adalah Faisal Giru Tegar Wiratama (Low Kick 57 kg putra), peraih emas SEA Games 2023 Abdul Aziz (Low Kick 63kg putra), dam Satria Escobar Pardede (Low Kick 75 kg).

Pelatih kickboxing Kota Semarang Andi Matalatta menyatakan bersyukur dari tujuh atletnya yang tampil di semi final, tiga diantaranya merebut tiket final. Soal peluang atletnya merebut emas, Andi optimistis. Pasalnya, mereka sebelumnya disiapkan untuk menjadi ‘harimau lapar’ yang siap menerkam siapa pun lawannya.

‘’Kami para pelatih memompa semangat tanding atlet yaitu jadilah seperti macan. Beringas, fokus, dan terukur dalam menghapi lawan. Kami instruksikan mereka untuk all out di laga final,’’ tandas Andi.

Sementara itu, laga semi final kick boxing sempat diwarnai dengan kericuhan. Dalam tayangan video yang beredar, sejumlah orang bersitegang, dan sejumlah kursi berserakan.

Namun Pengprov KBI Jateng melalui Wakil Ketua II KBI Moch Hamid menyebut, hal tersebut karena ketegangan antarsuporter dan lokasinya pun di luar arena pertandingan dan bisa dikendalikan. ‘’Aman, dan sudah selesai. Semoga tak adan insiden pada final besok,’’ tambahnya.

Di bagian lain, Technical Delegate Kickboxing Porprov Ahmad Amri juga menyebut itu kericuhan suporter saja. Dirinya bahkan ikut melerai. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X