SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Suatu sore di Lapangan Jajar, sekelompok anak-anak terlihat mengenakan jersey warna oranye sembari serius berlatih sepak bola.
Mereka rerata berusia 12 tahun. Permainan bola mereka sudah tertata, dengan penempatan posisi dan latihan shooting, drible, maupun kerja sama satu-dua terlihat terlatih.
Sementara di sisi lapangan, para orang tua dengan sabar menunggu sang buah hati yang sedang berlatih sepak bola.
Orang tua yang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak ini menanti di pinggir lapangan dengan duduk di tikar ataupun di wedangan depan pagar lapangan.
Ya, mereka inilah tim sepak bola Jupiter United kelompok usia 12 tahun yang baru saja memenangi gelar bergengsi menempati peringkat ketiga turnamen sepak bola KU 12 Tahun Piala Walikota Surakarta 2023.
Turnamen dikhususkan untuk kelompok usia 12 tahun ini diinisiasi Askot PSSI Surakarta dan diikuti 24 tim.
KLIK JUGA: Pengurus HIPMI Solo Resmi Dilantik, Respati Ardi Janjikan Warna Baru
Tim Jupiter United menjadi tim debutan di turnamen yang dihadiri langsung Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Turun bertanding sebagai “anak bawang”, Jupiter United ternyata mampu membawa piala peringkat ketiga Piala Walikota.
“Sebuah kebanggaan bisa jadi peringkat ketiga. Pada awalnya kami tak diperhitungkan sama sekali, namun kerja keras anak-anaklah yang mengantarkan prestasi,” tutur Wahyu Warsito, owner SSB Jupiter United saat berbincang dengan KlikSoloNews, Selasa 21 Maret 2023, petang.
Menurutnya, tim Jupiter United yang dilatih Tri Prisharyadi, Danang Chu dan Daniel ini tidak ditarget untuk menjadi juara dalam turnamen tersebut.
“Saya sampaikan ke pelatih dan anak-anak, ini turnamen pertama yang diikuti, nothing to lose saja. Jangan berpikir juara, bermainlah dengan gembira karena masih anak-anak,” begitu pesan Wahyu kepada tim pelatih dan pemain saat memulai turnamen.
-
Nyatanya, Jupiter United malah tampil memikat. Jupiter United lolos dari fase Grup F dengan predikat juara grup. Di fase penyisihan ini, Jupiter United menang dua kali atas TNH dan PPP PMC.
Sebagai juara grup, Jupiter United melaju ke babak 16 besar dengan melawan UNS. Di fase ini, Jupiter United kembali meraih kemenangan 3-1 melalui adu penalti.
Di babak 8 besar, giliran UNSA Asmi dikalahkan dengan skor meyakinkan 3-1. Kemenangan ini meloloskan tim yang baru dibentuk dua bulan itu ke babak semifinal.
Di empat besar, Jupiter United kalah dengan skor 0-3 kontra R2. Dalam turnamen ini juara akhirnya direngkuh R2 setelah menang adu penalti 3-1 lawan MARS.
“Kami akui, MARS, R2 dan AT Farmasi adalah tim mapan yang sudah disiapkan cukup lama. Sementara tim Jupiter United baru disiapkan 2 bulan menuju turnamen,” terang Wahyu yang pernah menjabat Manajer Persis Muda Junior.
Membina Anak Usia Dini
Bagi Wahyu, gelar peringkat ketiga adalah capaian yang sangat luar biasa dari anak-anak tercintanya di sepak bola. Raihan gelar ini menjadi momentum kebangkitan Jupiter United mewarnai sepak bola di Kota Solo.
“Saya termotivasi membina anak-anak usia dini dan ingin mencetak pemain di Kota Solo lewat Jupiter United dengan pembinaan yang benar, disesuaikan umur anak-anak,” ucapnya.
KLIK JUGA: ZAP Clinic Resmi Buka Cabang Baru di The Park Mall Solo Baru
Dia menceritakan, Jupiter United secara resmi sudah beralih kepemilihan ke Wahyu Warsito sejak Desember 2022. Peralihan tersebut juga sudah disampaikan ke Askot PSSI Surakarta melalui sang Ketua Umum Arya Surendra.
“Target jangka pandek, kami akan mengikut turnamen di Tegal pada Mei mendatang. Target jangka panjang tentu mewujudkan mimpi menjadikan SSB Jupiter United berkembang menjadi akademi,” harap Wahyu.
Pelatih Jupiter United, Tri Prisharyadi mengamini, jika Wahyu Warsito tidak mematok target dalam turnamen Piala Walikota 2023.
“Menjelang pertandingan, Pak Wahyu menyampaikan bermain lepas saja, tidak ada target karena kami baru saja berlatih kurang lebih dua bulan. Jika itu menang, hanyalah bonus,” tutur Tri.
Namun, hasil di lapangan berkata lain. Tri sangat bersyukur Jupiter United meraih gelar peringkat ketiga Piala Walikota 2023.
“Kami selalu mengajarkan edukasi dan attitude di dalam maupun luar lapangan. Selain bermain bola, anak-anak kami ajak singgah ke panti asuhan untuk berbagi,” tambah Tri.
KLIK JUGA: Jamin Kualitas Rumput Terjaga, Begini Penampakan Mesin Jahit Rumput untuk Piala Dunia U-20
Bagi Tri dan pelatih lainnya, saat melatih anak-anak usia dini tidak terlepas dari prinsip yang dipegang teguh.
“Saat usia dini prinsipnya belajar main belajar, kalau sudah besar berganti menjadi main belajar main,” pungkas Tri.
Efek positif dari membawa piala peringkat ketiga Turnamen Piala Walikota, Jupiter United banjir pendaftar baru.
Hingga sebelum turnamen, terdata 30 anak yang menjadi siswa tetap SSB Jupiter United. Namun, setelah meraih gelar di turnamen Piala Walikota, ada 15 anak yang turut mendaftar dan berlatih.
“Setelah turnamen, ada yang mendaftar ingin turut bergabung berlatih di Jupiter United. Hingga sore ini ada tambahan 15 anak yang berlatih,” kata Danang Nugroho, manajer Jupiter United.
Untuk bergabung menjadi siswa di SSB Jupiter United, Danang mengatakan bisa menghubungi nomor 08156707310.
“Untuk latihan pukul 15.00 WIB, setiap hari Senin di Lapangan Sumber, Selasa di lapangan Jajar, dan Jumat di Lapangan Sumber,” tambah Danang. (KS01)