Jumat, 12 Juni 2026

Pemkot Surakarta Komit Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Kamis, 5 Januari 2023 | 15:56 WIB
Rute Kirab Budaya Tingalan Dalem Jumenengan 2025: Menghidupkan Tradisi di Jantung Kota Solo. (KlikSoloNews/dok)
Rute Kirab Budaya Tingalan Dalem Jumenengan 2025: Menghidupkan Tradisi di Jantung Kota Solo. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemkot Surakarta komit untuk melakukan revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta.

Pemkot Solo di bawah kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka telah memiliki komitmen untuk merevitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta.

Namun demikian, komitmen tersebut kemungkinan baru bisa terealisasi dalam dua tahun mendatang tepatnya pada tahun 2024.

BACA JUGA: Innalillahi…Istri Wiji Thukul, Mbak Sipon Meninggal Dunia di RS Hermina

Dua kubu yang saling berseberangan di internal Keraton Kasunanan Surakarta selama bertahun-tahun itu baru sepakat untuk berdamai pada Selasa 3 Januari 2023.

Kedua kubu pada Rabu 4 Januari 2023 bertemu di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta Loji Gandrung untuk dijamu makan siang Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas revitalisasi pembangunan Keraton Kasunanan Surakarta.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pihaknya ingin kolaborasi yang terjalin antara Pemkot dan Keraton Kasunanan Surakarta satu pintu di bawah perintah Sinuhun Pakoe Boewono (PB) XIII.

Gibran juga menjamin bahwa pihaknya akan memperlakukan Keraton Kasunanan Surakarta layaknya Pura Mangkunegaran, khususnya dalam hal revitalisasi.

BACA JUGA: Pemkot Surakarta Komit Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta

Pada pertemuan itu, Gibran menjelaskan visi misi pembangunan Pemkot Surakarta, akan tetapi terkhusus revitalisasi keraton tidak dilaksanakan dalam waktu dekat.

Hal ini menyusul sejumlah penganggaran APBD maupun APBD sudah terkunci untuk kegiatan pembangunan tahun 2023.

“Sudah saya jelaskan, APBD sudah diketok, APBN sudah dikunci, CSR sudah dikunci. Mekanisme anggaran kan seperti itu, tapi sekali lagi yang namanya orang mau bantu itu banyak, ditunggu saja,” ucap Gibran di depan awak media.

Pada awal proses kolaborasi ini, Gibran juga mengajukan beberapa syarat kepada pihak Keraton Kasunanan Surakarta. Sayangnya, dia enggan menyebutkan syarat tersebut.

“Proses revitalisasi ini melibatkan semua, semua kubu, semua keluarga besar, semua cagar budaya. Ini nanti saya ingin prosesnya cepat-cepat saja, master plan, pembaiayaannya bagaimana diatur, seperti Mangkunegaran,” terangnya.

Meski telah memulai langkah awal dalam merevitalisasi Keraton Surakarta,Gibran mengaku masih belum lega karena proses revitalisasi baru akan dimulai.

Ke depan, apabila Pemkot yang akan bertanggungjawab dalam proses revitalisasi. Gibran juga menjamin bahwa seluruh keluarga Keraton Surakarta bisa berdiskusi bersama dalam proses revitalisasi. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X