Dikutip dari Instagram @DishubSurakarta, menariknya, di badan kedua jenis KRL tersebut baik eksterior dan interior telah ditambahkan motif batik Parang Barong dengan dominan warna merah, yang menggambarkan kearifan lokal Yogya dan Solo sebagai sentra batik.
Eksterior dan interior KRL Yogya-Solo telah ditambahkan motif batik Parang Barong dengan dominan warna merah. (Kliksolonews/Dishub Ska)
Dengan frekuensi 20 perjalanan per hari dan waktu tempuh Yogya ke Solo rata-rata 68 menit, tarif KRL Yogya-Solo pun masih sama dengan KRD Prameks yaitu Rp8.000, flat untuk semua stasiun pemberhentian.
-
Diharapkan dengan beroperasinya moda transportasi ini dapat mempermudah aksesibilitas dan mobilitas warga Yogya, Solo, dan sekitarnya. (KS01-01)