Sabtu, 13 Juni 2026

Dirilis via YouTube, Saka Praja Launching Single Kedua

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 30 Oktober 2020 | 02:28 WIB
SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Nama Saka Praja Adil Prasetya mulai dikenal di Tanah Air. Selain sebagai putra dari almarhum Didi Kempot, Saka Praja juga dikenal dengan dunia tarik suara.

Memiliki kemampuan menyanyi dan kekhasan suara menjadi modal utama Saka Praja terjun dalam dunia musik, terutama meneruskan kiprah sang ayah Didi Kempot.

Bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Saka Praja merilis single keduanya berjudul Lungamu Ninggal Crito via YouTube Saka Bumi Official, Kamis (29/10/2020), tepat pukul 19.00 WIB.

Single ini menjadi kedua dalam rangkaian Trilogi yang sudah dirilis Saka Praja dengan lagu ciptaan Hilarius Daru Indrajaya  atau akrab disapa Ndaru “Ndarboy Genk”.

Single Lungamu Ninggal Crito ini Saka Praja feat dengan ibunda tercinta, Yan Vellia yang dirilis di YouTube berdurasi 05:46.

Bunda Yan, sapaan akrab Yan Vellia mengemukakan, lagu Lungamu Ninggal Crito diciptakan Hilarius Daru Indrajaya  atau akrab disapa Ndaru “Ndarboy Genk”.

“Cerita dalam lagu ini menyambung lagu single perdana berjudul Gelang Putih yang juga karya dari Mas Ndaru Ndarboy Genk yang merupakan single kedua dari Trilogi dari Saka Praja,” kata Bunda Yan, sapaan akrab Yan Vellia, Kamis (29/10/2020), malam.

Ibunda Saka Praja, Yan Vellia mengatakan, lagu Lungamu Ninggal Crito diciptakan Hilarius Daru Indrajaya  atau akrab disapa Ndaru “Ndarboy Genk”.

“Cerita dalam lagu ini menyambung lagu single perdana berjudul Gelang Putih yang juga karya dari Mas Ndaru Ndarboy Genk yang merupakan single kedua dari Trilogi dari Saka Praja,” kata Bunda Yan, sapaan akrab Yan Vellia, Kamis (29/10/2020), malam.

Yan menuturkan, lagu tersebut menceritakan seorang Saka Praja yang masih mengenang dan terkenang pesan dan kesan yang ditinggalkan sang ayah.

“Kenang-kenangan akan sosok ayahnya masih terasa dan pesan bapaknya agar aja nangis, aja gembeng, kuat dikuatne, ya kudu kuat,” ucap Yan.

Lagu setelah reffrain, lanjut Yan, ada sisipan saat dia berbicara dan mengucapkan pesan kepada Saka. “Ada sisipan ketika saya berbicara kepada Saka, mas perjuanganmu ora gampang, nglalekke bapaknya gak gampang,” sambungnya.

Lirik yang mendalam tentang keberlanjutan kehidupan harus terus berjalan. Pada bait terakhir tertulis lilo kudu lilo, rela harus rela, yang bermakna harus merelakan kepergian sang ayah untuk menggapai cita dan asa selanjutnya.

YouTube Lungamu Ninggal Crito

“Untuk penggarapan take vokal di Solo, yakni di studio band kami dan shooting video klip ada di Pondok Kopi Jogja. Penggarapan satu hari take dan satu hari penggarapan video klip dan digarap langsung Mas Ndaru,” ungkap Yan.

Yan berharap, single kedua Saka Praja bisa dinikmati pecinta musik di Tanah Air dan memperkaya sekaligus terus melestarikan lagu campur sari sesuai keinginan almarhum Didi Kempot.(KS01-01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X