SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pilkada di tengah pandemi Covid-19 menuntut masing-masing calon wali/wakil wali kota Solo berkreasi dalam masa kampanye.
Pengumpulan massa kini dibatasi, tidak seperti pelaksanaan pilkada pada tahun-tahun sebelumnya.
Seperti halnya yang dilakukan pasangan Gibran Rakabuming Raka – Teguh Prakosa yang memiliki program blusukan online di seluruh Kota Solo.
Program yang sangat fresh bagi Kota Bengawan ini disambut antusias warga. Melalui virtual box campaign, warga secara gamblang menyampaikan permasalah yang dihadapi kepada Gibran.
KLIK JUGA: Blusukan Virtual Dipuji Mendagri, Begini Respons Gibran
Melalui virtual box, Gibran menyapa warga di Kelurahan Ketelan, Kecamatan Banjarsari.
Dalam menyerap aspirasi, Gibran menerima keluhan warga Kelurahan Ketelan terkait kesulitan mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Bahkan, sejumlah warga juga mengaku bingung mengurus persyaratan perpindahan dari peserta Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan (BPJS) mandiri ke KIS.
Karena warga dalam kondisi pandemi Covid-19 cukup berat membayar iuran BPJS.
Gibran yang tidak bertatap muka langsung dengan warga meminta tim di lapangan untuk mencatat data warga yang mengalami kesulitan dalam mengurus KIS agar dapat dibantu melengkapi persyaratan.
Gibran Pikirkan Realisasinya
Gibran menyatakan, di antaranya soal kesejahteraan warga sudah dipikirkan langkah realisasinya. Program Waras, Wasis, Wareg, Mapan, Papan (3WMP) pemerintahan sebelumnya akan terus dilanjutkan.
"Karena, visi misi saya yakni menjadikan Kota Solo sebagai Kota Budaya yang modern, tangguh, gesit, kreatif, dan sejahtera. Detail-nya ada di leaflet yang dibagikan, bisa dibaca nggih," kata Gibran saat menanggapi warga Ketelan.
KLIK JUGA: Unik, Gibran – Teguh Siapkan Konser Musik Virtual untuk Menggaet Pemilih Milenial
Pada acara dialog blusukan online dengan warga Ketelan Solo berlangsung hangat. Warga mengapresiasi langkah Gibran tetap menyerap aspirasi kendati kampanye berjalan jarak jauh dan menggunakan virtual box campaign.
Selain itu, warga RT 2 RW Ketelan Solo, Menik, malah meminta kursi sebab di kampung belum ada kursi untuk pertemuan RT. Warga juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan di perkampungan yang banyak berlubang.
“Jalan di Kampung Ketelan banyak yang rusak, jika turun hujan membahayakan pengendara sepeda motor," kata Menik saat melakukan dialog dengan Gibran melalui daring.
Gibran Rakabuming pun mencatat permintaan warga. Warga lainnya meminta putra sulung Presiden Jokowi ini untuk lebih memperhatikan kesejahteraan anggota Linmas dan mengupayakan berbagai cara untuk menekan angka pengangguran di Kota Solo. (KS01-01)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: KS1
Terkini
Jumat, 12 Juni 2026 | 21:33 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:29 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 18:52 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:55 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 20:03 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 19:32 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:35 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:50 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:35 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:56 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 09:31 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 08:57 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 01:48 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 01:36 WIB
Senin, 8 Juni 2026 | 19:29 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 13:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 12:00 WIB