SURABAYA, KLIKSOLONEWS.COM – Media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang warga menertibkan mobil dinas dan kendaraan Patwal yang diduga parkir berjam-jam di area drop off Terminal 1A Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Video yang diunggah oleh seorang pria bernama Yunier pada Jumat (24/10/2025) itu langsung viral dan menuai beragam komentar dari warganet.
Dalam unggahan tersebut, Yunier meluapkan kekesalannya terhadap pengemudi mobil berplat merah yang mengaku sebagai rombongan pejabat VIP, namun enggan menggunakan area parkir berbayar.
“Bandara Juanda Terminal 1A. Ngaku Pejabat VIP tidak mampu bayar parkir Rp50 ribu,” tulis Yunier dalam keterangan video.
Yunier menceritakan awalnya ia melihat mobil dinas berplat merah L 1158 CP parkir di zona drop off tanpa ada pengemudinya.
Setelah menunggu lama dan tak ada yang mengaku, ia pun berinisiatif menertibkan beberapa mobil lain, termasuk mobil Patwal, yang juga berhenti di area terlarang tersebut.
Sekitar 1,5 jam kemudian, sejumlah pengemudi, termasuk sopir mobil L 1158 CP, akhirnya datang kembali ke kendaraan mereka.
“Akhirnya menertibkan beberapa mobil yang ikut parkir di zona drop off, termasuk mobil Patwal... Sekitar 1.30 menit, petugas Avsec datang, para driver pejabat berdatangan di mobilnya masing-masing,” tulis Yunier.
Yunier mengaku geram dan sempat melontarkan umpatan kepada pengemudi mobil dinas tersebut karena kesal melihat pelanggaran yang dilakukan di area publik. Ia menilai tindakan itu sebagai bentuk ketidakadilan aturan parkir di Bandara Juanda.
Zona drop off atau pick up seharusnya digunakan hanya untuk menaikkan atau menurunkan penumpang dalam waktu singkat, maksimal 5–15 menit. Jika melebihi batas waktu, kendaraan dapat dikenakan sanksi seperti penguncian roda (clamping).
“Para pejabat ini mengaku VIP namun tidak sanggup membayar parkir VIP Rp50 ribu, dan bangganya menggunakan area drop off untuk parkir,” ujar Yunier.
Ia juga mempertanyakan konsistensi penerapan aturan di bandara.
“Kalau masyarakat umum dilarang berhenti lebih dari 5 menit di area drop off, kenapa para pejabat yang ngaku VIP boleh parkir berjam-jam? Apakah ini aturan tidak tertulis dari pengelola Bandara?” tambahnya.
Di akhir videonya, Yunier meminta bantuan publik untuk mengidentifikasi pemilik mobil dinas berplat merah L 1158 CP yang menjadi pemicu viralnya insiden tersebut.
Hingga kini, pihak pengelola Bandara Juanda maupun otoritas terkait belum memberikan pernyataan resmi terkait peristiwa ini.(KS01)