Sabtu, 13 Juni 2026

Viral! Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah, Protes Kepala Sekolah yang Diduga Tampar Siswa karena Merokok

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:00 WIB
Viral! Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah, Protes Kepala Sekolah yang Diduga Tampar Siswa karena Merokok. (KlikSoloNews/dok X)
Viral! Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah, Protes Kepala Sekolah yang Diduga Tampar Siswa karena Merokok. (KlikSoloNews/dok X)

LEBAK, KLIKSOLONEWS.COM — Ratusan siswa SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar aksi mogok sekolah pada Senin (13/10/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kepala sekolah yang diduga menampar seorang siswa karena kedapatan merokok.

Aksi mogok tersebut dilakukan sekitar 630 siswa. Dalam salah satu foto yang beredar di media sosial, tampak spanduk bertuliskan “Kami tidak akan sekolah sebelum kepsek dilengserkan.”

Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, membenarkan adanya aksi tersebut. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan para wakil kepala sekolah agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan kondusif. Namun, menurutnya, siswa memiliki alasan tersendiri untuk melakukan aksi protes.

“Semuanya sekitar 630 murid. Kami sudah berkoordinasi agar KBM tetap kondusif, tapi ternyata anak-anak punya cerita sendiri,” kata Dini, Senin (13/10/2025).

Dini juga mengakui adanya insiden pada kegiatan Jumat Bersih, Jumat (10/10/2025), yang menjadi pemicu aksi mogok. Saat itu, ia menegur seorang siswa yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah.

“Saya kecewa bukan karena dia merokok, tapi karena tidak jujur. Saya spontan menegur dengan keras, bahkan sempat memukul pelan karena menahan emosi. Tapi saya tegaskan, tidak ada pemukulan keras,” jelasnya.

Ia menambahkan, spanduk yang sebelumnya dipasang siswa kini telah dicopot, dan pihak sekolah tengah berupaya melakukan mediasi agar kegiatan belajar dapat kembali normal.

Hingga saat ini, pihak sekolah bersama pengawas dan Dinas Pendidikan Banten masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan kekerasan tersebut.

Orang Tua Lapor Polisi

Orang tua siswa merokok yang ditampar kepala sekolah tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Bukannya mendapatkan dukungan, orang tua siswa merokok dan siswa mendapatka hujatan dari netizen yanng geram.

-
SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, yang merokok Bersama ibunya usai melaporkan polisi. (KlikSoloNews/dok X)

Kasus ini viral di media sosial dan menadapatkan tanggapan beragam netizen Indonesia. Mayoritas, netizen membela Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga yang menegakkan aturan di sekolah.

Akun @decui*** menuliskan, "SOLUSI: 1. Kepsek dihukum sesuai aturan ASN/Pegawai atas tindakan kekerasan. Tindakan ini tidak seharusnya ada dilingkungan akademisi.
. 2. Semua siswa yang merokok di lingkungan sekolah diberhentikan karena tidak taat aturan. SELESAI!"

"Muka lo sj sdh keliatan cengeng. Lu merokok ditendang guru lalu ortu lapor polisi. Suruh bapak dan ibumu bikin sekolah sendiri and buat aturan sendiri. ??," tulis akun @umarhasibuan***

"Bantu kawal jangan sampai kepsek ini dipecat krn upayanya mendisiplinkan siswa yg merokok di sekolah. Tindakan kepsek ini sangat jauh dari narasi ortu siswa perokok tsb. Tidak ada tendangan spt dituduhkan siswa dan ortunya," tulis @Zulfikar***

"Anak SMA ditampar kepsek karena merokok di sekolah bukanlah kekerasan terhadap siswa. Siswanya memang layak ditampar, dan kelak setelah dewasa mereka akan mengenangnya sambil ketawa2," cuit akun @partaisocmed. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X