LOMBOK, KLIKSOLONEWS.COM – Kejadian unik sekaligus kontroversial kembali terjadi di Puncak Gunung Rinjani, Lombok, NTB.
Seorang pendaki yang diduga sedang terkena fenomena FOMO (Fear of Missing Out) terlihat mengekspresikan kegembiraannya dengan melakukan “goyang ala TikTok” di puncak gunung, aksi yang langsung mengundang perhatian netizen.
Video singkat yang viral di media sosial diunggah akun Instagram @rinjaniindonesia itu memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Beberapa netizen menilai aksi tersebut menghibur dan lucu, sementara sebagian lainnya menganggap perilaku tersebut tidak sopan dan merusak marwah Rinjani sebagai destinasi alam yang sakral.
Sejumlah pendaki dan pegiat alam menekankan pentingnya adab dan etika pendakian di gunung.
Admin @rinjaniindonesia menuliskan keterangan di bawah video goyang ala TikTok, "Puncak Rinjani sudah hilang marwahnya. Makin ke sini pendaki makin aneh saja kelakuannya," tulis keterangan tersebut.
"Ingat, adab lebih utama dari ilmu pendakian dan outfit pendakian Padahal masih ada cara lain untuk mengekspresikan rasa bahagia saat sampe puncak Rinjani, misalnya bersyukur dan menyadari kalo kita sebagai manusia ini sangat kecil dan tidak ada apa-apanya di gunung. Sedikit saja ada niat perilaku sombong di Rinjani pasti bakal dikasi peringatan langsung," lanjutnya.
"Semoga bisa jadi pembelajaran untuk lebih sopan dan menjaga adab dimanapun kaki berpijak karena ada setiap tempat memiliki aturan yang WAJIB dihormati," sambung keterangan tersebut.
Menanggapi video yang sudah dilike 35 ribu tersebut mendapatkan tanggapan beragam, pro dan kontra.
"Itu penting nya adab di atas ilmu," tuis akun @andriyan***
Komentar akun @andriyan*** langsung direspons akun @kalumeme***, "emang itu kagak beradab? Emang itu kagak berilmu? Dimana titik salah nya? Ada yang di ganggu?, ada yang dibahayakan? Atau apa? Mari belajar sama2 deh biar kagak ngurusin orang lain dan masih dibatas wajar apa salahnya berekspresi?," tulisnya.
"Min, dia cuma mengekspresikan happynya dia. Apa yg salah? Kalu memang adat, tempat sakral, tutup aja gunungnya min. Toh dia jg nggak merusak alam, pakaiannya jg sopan, nggak nglakuin asusila. Sekali lagi, apanya yg salah?," cetus @rezha***
"Dlm postingan ini wanita tsb tidak melakukan vandalisme, tidak merusak alam, tidak mencemari, tidak membuat kebisingan sekitar,tidak buang sampah sembarangan, tidak melakukan perbuatan asusila, dy hanya mengekspresikan kebahagiaan dgn caranya, dibilang adabnya buruk, tidak juga," bela akun @rindosis***
"Mencintai rinjani dengan tidak mendaki nya adalah puncak rasa cinta itu sendiri," tulis nbrz***
Viralnya aksi goyang TikTok di Puncak Rinjani ini memicu perdebatan para pecinta alam, terutama yang hobi naik gunung. Bagaimana pendapatmu?. (KS01)