Jumat, 12 Juni 2026

Mahasiswa MMTC Yogyakarta Hadirkan Gim Bernuansa Budaya di GameTech Exhibition 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 24 September 2025 | 21:35 WIB
Mahasiswa MMTC Yogyakarta Hadirkan Gim Bernuansa Budaya di GameTech Exhibition 2025. (KlikSoloNews/dok Komdigi)
Mahasiswa MMTC Yogyakarta Hadirkan Gim Bernuansa Budaya di GameTech Exhibition 2025. (KlikSoloNews/dok Komdigi)

YOGYAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Industri gim Indonesia terus menunjukkan geliat positif. Salah satu buktinya hadir dari mahasiswa Sekolah Tinggi Multi Media (MMTC) Yogyakarta yang menggelar GameTech Exhibition 2025.

Dalam pameran ini, berbagai karya gim, animasi, dan produk hiburan digital dipamerkan sebagai bentuk kontribusi generasi muda terhadap perkembangan ekosistem gim nasional.

Tak hanya sekadar karya kampus, produk mahasiswa MMTC telah menoreh prestasi di tingkat internasional. Beberapa judul seperti animasi Jumbo dan Ikan Mas bahkan sudah mendapat apresiasi publik ASEAN dan dunia.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid yang hadir dalam pameran memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kreativitas mahasiswa merupakan modal penting untuk mendukung transformasi digital Indonesia, khususnya dalam industri gim.

“Saya bangga sekali karena karya-karyanya luar biasa. Beberapa gim saya coba langsung, seru banget. Kita harus percaya diri bahwa industri gim Indonesia insya Allah akan tumbuh dan menjadi prioritas utama,” ujar Meutya, Sabtu 20 September 2025.

Gim Lokal sebagai Pelestarian Budaya

Menariknya, banyak karya mahasiswa yang mengangkat nilai budaya lokal. Salah satunya adalah animasi Ikan Mas yang mengadaptasi cerita rakyat Bali tentang kekeluargaan dan kearifan tradisi.

Bagi Meutya, karya tersebut menunjukkan bahwa gim tidak sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi sekaligus pelestarian budaya.

“Lewat karya mahasiswa seperti ini, budaya Indonesia bisa mendunia. Industri gim kita harus diperkuat agar tidak hanya jadi konsumen produk asing,” tambahnya.

Kementerian Komdigi saat ini terus mendorong pengembang lokal melalui program Indonesian Game Developer Exchange (IGDX). Program ini menjadi ruang kolaborasi antara developer, industri, dan pasar global.

Dengan dukungan pemerintah serta semangat mahasiswa yang berani berinovasi, GameTech Exhibition 2025 di Yogyakarta menjadi bukti bahwa generasi muda siap membawa gim lokal ke kancah internasional.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X