JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Setelah 92 tahun identik dengan logo buaya hijau, merek fesyen ikonik Lacoste resmi melakukan perubahan besar. Kali ini, sang buaya legendaris digantikan dengan sosok kambing sebagai penghormatan untuk legenda tenis dunia, Novak Djokovic.
Kambing bukan sembarang simbol. Dalam dunia olahraga, “GOAT” merupakan akronim dari Greatest of All Time, julukan yang layak disematkan kepada Djokovic berkat pencapaiannya sebagai salah satu petenis terbaik sepanjang sejarah.
Dalam video promosi resmi, Lacoste menampilkan rangkaian cuitan penggemar yang memuji Djokovic sebagai “GOAT of GOATS.” Pada unggahan di Instagram, mereka menulis:
“From a ? to the ?. Temukan koleksi yang merayakan @DjokerNole: pemain istimewa dengan karier yang ditandai oleh hasrat, ketekunan, dan kejayaan.”
Publik pun langsung heboh di kolom komentar. Banyak penggemar yang menuliskan pujian, mulai dari “Novak Djokovic… the GOAT of GOATS,” hingga “Shut up and take my money,” menandakan antusiasme tinggi terhadap inisiatif unik ini.
Djokovic, Ikon Lapangan dan Fesyen
Djokovic telah menjadi duta global Lacoste sejak 2017. Kerja sama ini kian erat karena keduanya sama-sama mengusung semangat sportivitas, ketekunan, dan prestasi.
-
Kini, di usianya yang menginjak 38 tahun, Djokovic tetap membidik sejarah baru di dunia tenis. Ia tengah berlaga di US Open 2025, dengan target meraih gelar Grand Slam ke-35 sepanjang kariernya.
Pada laga perdana, Djokovic menghadapi petenis muda Amerika Serikat berusia 19 tahun, Learner Tien. Meski sebelumnya sempat kalah di final Wimbledon 2025 dari Jannik Sinner, motivasi sang legenda tidak luntur.
“Saya merasa masih bisa bermain di level terbaik pada turnamen Grand Slam. Di tahap karier saya saat ini, turnamen-turnamen itulah yang paling penting,” ujar Djokovic.
Perubahan logo Lacoste ini tidak hanya menjadi strategi pemasaran, tetapi juga selebrasi warisan olahraga. Dari buaya yang ikonik menuju kambing sebagai lambang keabadian, Djokovic kini bukan hanya duta, melainkan simbol dari semangat “play hard, last longer” yang diusung Lacoste.
Dengan momen ini, Djokovic semakin meneguhkan posisinya sebagai GOAT sejati dunia tenis, sekaligus menjadikan Lacoste bagian dari perjalanan sejarahnya.(ks01)