SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Tas Hermes adalah tas mewah yang terkenal dengan kualitas tinggi, desain klasik, dan harga yang mahal. Tas ini diproduksi oleh rumah mode Prancis, Hermès, dan menjadi simbol status sosial karena eksklusivitas dan proses pembuatannya yang rumit
Tas Hermes bukan sekadar pelengkap gaya, tetapi simbol status dan investasi bernilai tinggi. Karena itu, tak heran jika banyak produk tiruannya beredar di pasaran.
Bagi Anda pencinta fesyen atau calon pembeli, penting untuk mengetahui cara membedakan tas Hermes asli dan palsu, agar tidak merugi saat membeli barang dengan harga selangit.
Berikut beberapa ciri penting cara membedakan tas Hermes asli dan palsu:
1. Perhatikan Kualitas Bahan dan Jahitan
Tas Hermes asli selalu menggunakan kulit berkualitas tinggi seperti Togo, Clemence, Epsom, atau Swift. Tekstur kulit terasa lembut namun kokoh, tidak kaku atau terlalu mengilap.
Ciri jahitan asli Hermes:
- Jahitannya sangat rapi, konsisten, dan menggunakan teknik sadel tangan (saddle stitching).
- Tidak ada benang yang mencuat atau melenceng.
- Sebaliknya, tas palsu sering menggunakan bahan sintetis atau kulit kualitas rendah, dan jahitannya cenderung tidak rapi.
2. Cek Logo dan Cap Emboss
Logo “Hermès Paris Made in France” dicap timbul (emboss) di bagian depan tas, tepat di bawah penutup. Cap ini:
- Harus presisi, dengan font tipis dan tajam.
- Tidak terlalu dalam, dan tidak mudah terhapus.
- Tas palsu seringkali mencetak logo terlalu tebal, cetakannya dalam, atau bahkan sedikit miring.
3. Nomor Seri dan Kode Produksi
Setiap tas Hermes asli memiliki kode produksi berupa huruf dan simbol tertentu yang menunjukkan tahun dan lokasi pembuatan. Kode ini terletak di bagian dalam tas, biasanya di dekat jahitan atau di bawah flap.
Jika tidak ada kode, atau kodenya terlihat dicetak asal-asalan, besar kemungkinan tas tersebut palsu.
4. Perhatikan Hardware (Logam dan Ritsleting)
Hardware tas Hermes asli (kunci, ritsleting, dan pelat logam) dibuat dari bahan berkualitas tinggi, seperti palladium atau emas. Ciri khasnya:
- Warna tidak mudah pudar.
- Terdapat cap Hermes di bagian logam, seperti pada kunci atau pelat pengait.
- Tas palsu biasanya memakai logam murahan yang cepat menghitam atau mengelupas.
5. Kualitas Dustbag dan Kemasan
Tas Hermes asli selalu dilengkapi dengan dustbag berbahan kanvas halus warna krem atau abu-abu muda, dengan logo kuda dan kereta yang tercetak jelas di tengah.
Tas palsu kadang memakai dustbag dari bahan katun biasa atau dengan logo cetak buram.
6. Harga Jual Tak Masuk Akal
Hermes tidak pernah menggelar diskon besar-besaran. Harga tas seperti Birkin atau Kelly bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Jika Anda menemukan tas Hermes ditawarkan dengan harga sangat murah, apalagi dijual bebas secara daring tanpa sertifikat keaslian atau bukti pembelian resmi — hampir bisa dipastikan itu palsu.
7. Belanja di Toko Resmi atau Reseller Tersertifikasi
Cara paling aman untuk mendapatkan tas Hermes asli adalah:
- Membeli langsung di butik resmi Hermes.
- Atau lewat reseller tepercaya yang menyertakan bukti pembelian (receipt), kartu autentikasi, dan certificate of authenticity dari pihak ketiga yang diakui.
Memiliki tas Hermes adalah prestise, tapi pastikan keasliannya agar tidak tertipu barang palsu dengan harga tinggi. Perhatikan detail fisik, kode produksi, hingga tempat membeli. Jangan tergiur harga murah yang tidak masuk akal.(KS01)