Sabtu, 13 Juni 2026

Chery Tuntaskan Pengujian Ekstrem Baterai TIGGO 8 CSH lewat Uji Perendaman Air Laut Selama 55 Jam

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 17:00 WIB
Chery Tuntaskan Pengujian Ekstrem Baterai TIGGO 8 CSH lewat Uji Perendaman Air Laut Selama 55 Jam. (KlikSoloNews/dok Chery)
Chery Tuntaskan Pengujian Ekstrem Baterai TIGGO 8 CSH lewat Uji Perendaman Air Laut Selama 55 Jam. (KlikSoloNews/dok Chery)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Indonesia kembali mencatat sejarah sebagai lokasi peluncuran perdana kampanye keselamatan global Chery bertajuk “Extreme Challenge – Chery Safety Battery Test”.

Pada Kamis 19 Juni 2025, Chery berhasil menuntaskan pengujian ekstrem baterai TIGGO 8 CSH dalam kondisi lingkungan tropis dengan keberhasilan luar biasa—membuktikan daya tahan baterai setelah direndam air laut korosif selama hampir 55 jam.

Dalam acara bertajuk “Revolution of Safety”, pengujian dilakukan di hadapan jurnalis nasional dan internasional.

Baterai Chery Super Hybrid (CSH) dibiarkan terendam dalam akuarium buatan berisi air laut setinggi 100 cm. Usai pengujian, baterai dikeringkan dan langsung dipasang kembali ke unit TIGGO 8 CSH, yang kemudian berhasil menyala dan melaju tanpa kendala.

“Ini bukan sekadar uji daya tahan biasa, tapi validasi nyata terhadap integritas struktural dan stabilitas sistem baterai dalam skenario ekstrem,” jelas Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia melalui rilis tertulis diterima KlikSoloNews.

Dipilihnya Indonesia sebagai lokasi uji ekstrem pertama di dunia merupakan bagian dari strategi Chery “In Somewhere, For Somewhere”.

Mengingat karakteristik iklim tropis Indonesia dengan curah hujan tinggi dan potensi banjir, pengujian ini sekaligus menjawab langsung kekhawatiran konsumen akan risiko korsleting, kebocoran, atau bahkan kebakaran baterai akibat kondisi lembap dan ekstrem.

Bukan hanya melampaui standar IP68, pengujian ini juga menandai dimulainya kampanye “Mission Impossible”, yakni rangkaian uji keselamatan yang mengusung metode “sea water immersion + real-world driving evaluation” sebagai pendekatan evaluasi komprehensif terhadap sistem penyegelan dan performa pengisian daya.

Teknologi Perlindungan Tingkat Tinggi

Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 18,3 kWh yang digunakan dalam TIGGO 8 CSH tak hanya tahan air dan debu, tetapi juga mampu bertahan dalam suhu ekstrem antara -35°C hingga 60°C.

Dukungan fast charging dengan port CCS2 memungkinkan pengisian dari 30% ke 80% hanya dalam 20 menit, serta daya jelajah EV hingga 90 km.

Ketahanan baterai diperkuat struktur Chainmail Battery Safety Structure dengan 14 titik penahan inovatif, 41 lapis insulasi, serta ketahanan tekanan hingga 200 KN.

Sistem ini sebelumnya telah lolos berbagai uji ekstrem di Tiongkok, mulai dari spiral rollovers, tabrakan beruntun, tumpukan 7 mobil, hingga semprotan garam 720 jam.

Keberhasilan uji di Indonesia menjadi pijakan awal Chery untuk mengekspansi kampanye keselamatannya ke negara-negara lain seperti Brasil, Meksiko, dan Afrika Selatan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Chery memperkuat peran globalnya dalam industri kendaraan elektrifikasi dan mempercepat transformasi teknologi mobil ramah lingkungan.

Dengan pencapaian ini, Chery tidak hanya memasarkan kendaraan, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen lewat transparansi dan inovasi yang menjawab tantangan nyata di lapangan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X