Sabtu, 13 Juni 2026

Bergerak Rezeki ala Aqua Dwipayana

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 16 Mei 2025 | 07:00 WIB
Bergerak Rezeki ala Aqua Dwipayana. (KlikSoloNews/dok)
Bergerak Rezeki ala Aqua Dwipayana. (KlikSoloNews/dok)

Oleh Dr Aqua Dwipayana

KLIKSOLONEWS.COM - Tiga hari terakhir ada dua teman yang menyampaikan curahan hati (curhat)-nya kepada saya. Keluhannya sama, terkait materi, meski beda masalah.

Pertama, seorang jurnalis yang telah beberapa bulan gajinya tidak dibayar oleh pemilik media tempatnya bekerja. Bahkan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatannya menunggak. Jika sewaktu-waktu butuh pemeriksaan kesehatan, ia harus membayar kontan.

Kedua, pensiunan manajer sumber daya manusia (SDM) di salah satu perusahaan swasta. Tiba-tiba kehilangan pendapatan rutin puluhan juta rupiah karena kontraknya di salah satu institusi dihentikan.

Saya yang berempati pada mereka, menyimak semua curhatnya. Mempersilakan mereka bicara sepuasnya tentang masalah yang ada di pikiran masing-masing.

Saya yakin, dengan mereka menceritakan unek-uneknya, sedikit banyak mengurangi masalahnya. Ada saluran untuk menyampaikan kekecewaan yang ada di hati dan pikirannya.

Setelah mereka selesai curhat, gantian saya yang bicara. Saya sampaikan berempati atas semua masalah tersebut. Sembari meyakinkan mereka bahwa akan ada solusi terbaik. Yakinlah.

TUHAN tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan manusia. Saya sangat meyakini itu dan telah berkali-kali membuktikannya.

Kepada jurnalis tersebut saya tanyakan pemilik perusahaan tidak punya uang untuk membayar kewajibannya atau tidak ada itikad baik untuk melakukan itu. Perlu dibicarakan baik-baik, dari hati ke hati.

Terkait itu, komunikasinya harus dijaga. Jangan sampai emosi sebab akan kontraproduktif. Bicara secara terbuka dan apa adanya. Sampaikan kebutuhan yang mendesak terutama membayar BPJS Kesehatan agar tidak kesulitan jika sewaktu-waktu sakit dan membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Sedangkan kepada teman yang pensiunan manajer itu, saran saya agar mencari peluang baru di tempat lain. Pengalamannya selama puluhan tahun di bidang SDM merupakan modal utama untuk "memasarkan" dirinya.

Selain itu kemampuannya yang sering menjadi pembicara di berbagai tempat dengan topik SDM dan Kepemimpinan, bisa ditawarkan ke berbagai perusahaan. Dua hal itu menarik dan banyak yang membutuhkannya.

Berusaha Maksimal

Selain saran di atas, saya selalu menyampaikan ke banyak orang di berbagai tempat bahwa bergerak itu rezeki. Maksudnya jangan pernah pasrah dengan keadaan. Harus berusaha secara maksimal.

Setiap ada kesempatan berusaha, lakukanlah secara serius dan sungguh-sungguh. Terpenting tetap menjaga hati dan pikiran.

Saat ketemu siapapun utamakan memberi daripada menerima. Membantunya dengan ikhlas, bukan sebaliknya. Niat saja sudah dicatat sebagai pahala, apalagi jika dilaksanakan secara optimal.

Meski butuh materi, tapi itu bagian kecil dari rezeki. Paling utama kesehatan. Sumbernya hati dan pikiran.

Setelah itu memiliki banyak teman di berbagai kota. Persahabatannya harus dirawat. Caranya utamakan memberi daripada menerima.

Selanjutnya mendapat amanah. Apapun kepercayaan yang diperoleh, nilainya mahal sekali. Jangan disia-siakan apalagi disalahgunakan.

Terakhir dalam bentuk materi yang jumlahnya relatif. Semua orang terutama yang sedang kesulitan, membutuhkan uang. Meski begitu harus diperhatikan cara mendapatkannya. Dengan cara yang halal dan legal agar berkah.

Ingat, jauh sebelum manusia lahir, rezekinya sudah tercatat di Lauhul Mahfudz. Perlu usaha untuk mendapatkannya.

Jadi teruslah bergerak. Jangan pernah lelah melakukannya. Intinya: rajinlah menjaga, memelihara, mengembangkan, dan meningkatkan silaturahim dengan ikhlas. Konsisten melaksanakannya.

- Dari Bogor dalam suasana hujan lebat, saya ucapkan selamat meraih rezeki dengan terus bergerak. Salam hormat buat keluarga. 19.15 15052025 -

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X