Sabtu, 13 Juni 2026

Film 'Avatar: Fire and Ash' Hadirkan Klan Baru dan Pertempuran Epik di Pandora

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Jumat, 4 April 2025 | 11:16 WIB
Sekuel ketiga film Avatar, 'Avatar: Fire and Ash' memunculkan klan baru dengan cerita lebih menegangkan. (Foto: Pinterest)
Sekuel ketiga film Avatar, 'Avatar: Fire and Ash' memunculkan klan baru dengan cerita lebih menegangkan. (Foto: Pinterest)

KLIKSOLONEWS.COM – Sekuel ketiga dari waralaba Avatar, bertajuk Avatar: Fire and Ash, resmi menampilkan cuplikan pertamanya dalam ajang CinemaCon di Las Vegas.

Para peserta yang hadir diberikan kesempatan eksklusif untuk menyaksikan cuplikan spektakuler dari film arahan James Cameron ini dalam format 3D, sehingga mendapat gambaran baru tentang pertarungan epik yang semakin mendalam di Pandora.

Zoe Saldana, pemeran Neytiri, turut hadir dalam acara tersebut dan memperkenalkan dua klan Na'vi baru yang akan memainkan peran penting dalam cerita, yakni Wind Traders dan Ash People.

Fire and Ash melanjutkan kisah Jake Sully dan keluarganya setelah tragedi kematian putra mereka, Neteyam, yang memaksa mereka mencari perlindungan di antara klan Metkayina dan menghadapi musuh baru yang lebih berbahaya dari sebelumnya.

Klan Wind Traders digambarkan sebagai kelompok nomaden yang hidup dengan balon udara panas, sementara Ash People adalah mantan Na’vi yang telah meninggalkan Eywa dan membawa ancaman baru bagi klan Sully.

Cuplikan yang ditampilkan memperlihatkan peperangan dramatis di langit Pandora, di mana Na'vi menunggangi Ikran dan menggunakan panah api dalam pertarungan. Salah satu adegan paling mencengangkan adalah ketika seorang Na'vi terkena panah api dan tewas dalam pertempuran yang intens.

James Cameron sendiri tidak bisa hadir dalam acara tersebut karena masih berada di Selandia Baru untuk menyelesaikan film ini. Namun, dalam video yang direkam sebelumnya, ia menegaskan bahwa Fire and Ash akan membawa konflik di Pandora ke level yang lebih besar, dengan latar yang lebih beragam mulai dari lautan, langit, hutan, hingga pegunungan.

“Keluarga Sully benar-benar terdesak. Mereka tidak hanya menghadapi penjajah manusia, tetapi juga musuh baru yang lebih ganas, Ash People,” ujar Cameron dalam video tersebut.

Ia juga berharap film ini dapat kembali menghidupkan industri bioskop, mengingat dampak besar pandemi dan dominasi layanan streaming dalam beberapa tahun terakhir.

Waralaba Avatar telah menjadi fenomena global sejak film pertamanya dirilis pada tahun 2009 dan sekuel Avatar: The Way of Water yang rilis pada 2022.

Kedua film ini sukses besar di box office dengan pendapatan masing-masing lebih dari USD2 miliar, menjadikan Avatar sebagai salah satu franchise tersukses sepanjang masa.

Jika Fire and Ash mampu mengulang pencapaian ini, maka waralaba ini akan mencetak sejarah sebagai satu-satunya dengan tiga film yang menembus angka tersebut.

Film Avatar: Fire and Ash dijadwalkan tayang di bioskop sebelum Natal, tepatnya pada 19 Desember 2025. Sementara itu, Cameron juga telah menyiapkan kelanjutan kisah Pandora dengan Avatar 4 yang direncanakan rilis pada 21 Desember 2029 dan Avatar 5 pada 19 Desember 2031. (KS06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X