KLIKSOLONEWS.COM - New Balance, yang dulunya dikenal sebagai merek sepatu untuk ayah yang klasik, kini telah berkembang menjadi simbol dari sepatu yang cocok untuk semua orang.
Dengan sejarah panjang yang menarik, merek ini telah mengalami transformasi luar biasa sejak pertama kali didirikan.
Berikut adalah kisah perjalanan sepatu kets New Balance dan bagaimana merek ini mencapai popularitasnya yang luar biasa dilansir dari Voiceofnusantara, jejaring KlikSoloNews.
Lalu bagaimana sejarah New Balance dari awal berdiri? Merek New Balance dimulai pada tahun 1906, saat seorang imigran Irlandia, William J. Riley, mendirikan New Balance Arch Support Company.
Riley memiliki visi untuk membantu orang mendapatkan keseimbangan yang lebih baik dengan menyediakan penyangga lengkung kaki.
Nama "New Balance" pun lahir dari ide tersebut. Inspirasi awal Riley bahkan datang dari ayam-ayam yang dipeliharanya, yang memiliki keseimbangan sempurna dengan kaki berjari tiga.
Hal ini memotivasi Riley untuk menciptakan produk penyangga lengkung kaki dengan tiga titik penyangga.
Awalnya, perusahaan hanya fokus pada pembuatan penyangga lengkung kaki untuk pekerja yang menghabiskan banyak waktu berdiri. Namun, seiring berjalannya waktu, permintaan dari para atlet mulai muncul, yang kemudian membawa perubahan besar pada perusahaan ini.
Kesuksesan New Balance dimulai saat para atlet mulai mengadopsi produk penyangga lengkung kaki tersebut.
Pada tahun 1961, perusahaan meluncurkan sepatu kets pertama mereka, Trackster, yang dirancang untuk memberikan traksi lebih baik. Inovasi ini menandai langkah awal New Balance sebagai produsen sepatu lari, bukan hanya penyedia penyangga kaki.
Pada tahun 1972, New Balance menjadi pemain besar di dunia sepatu kets setelah Jim Davis membeli perusahaan ini. Dalam waktu singkat, New Balance berhasil menjadi merek sepatu lari terkemuka. Pada tahun 1976, sepatu dengan logo ikonik "N" pertama kali diperkenalkan, dan dalam sekejap, model 320 menjadi sepatu lari pilihan utama di kalangan pelari.
Mengguncang Dunia Mode
Pada awal 1980-an, sepatu New Balance mulai menembus dunia mode dengan peluncuran model New Balance 990.
Pada masa itu, NB 990 adalah sepatu lari termahal dan menjadi simbol status di kalangan budaya jalanan, khususnya di Washington D.C. Sepatu ini tidak hanya menarik perhatian para penggemar olahraga, tetapi juga merambah ke dunia rap dan hip-hop.
-
New Balance terus mengembangkan popularitasnya di luar dunia olahraga sepanjang tahun 90-an dan 2000-an. Walaupun merek ini tidak sebesar Nike atau Adidas, kehadirannya dalam budaya rap dan hip-hop tetap kuat.
Bahkan, Steve Jobs, pendiri Apple, dikenal dengan sepatu New Balance yang sering dikenakannya, menambah daya tarik merek ini di kalangan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Saat ini, New Balance tetap menjadi merek yang relevan di dunia mode, dengan beragam kolaborasi bersama merek-merek ternama seperti J.Crew, Jaden Smith, dan Ronnie Fieg.
Bahkan, kolaborasi terbaru dengan Ronnie Fieg pada tahun 2023 terjual habis dalam waktu singkat. Selebritas dan influencer seperti Hailey Bieber, Timothée Chalamet, Kanye West, dan Rihanna turut memperkuat citra New Balance sebagai merek sepatu ikonik yang tak lekang oleh waktu.
Model-model Sepatu New Balance Terpopuler
New Balance 574: Dirilis pertama kali pada tahun 1988, model ini menggabungkan dua desain sepatu sebelumnya. Dengan bahan suede dan warna-warna alami, New Balance 574 tetap menjadi favorit banyak orang.
-
New Balance 990: Model 990 telah melalui berbagai iterasi dan menjadi sepatu klasik dengan warna abu-abu yang elegan. Kini, sepatu ini hadir dengan berbagai pilihan warna menarik, termasuk edisi khusus Tahun Baru Imlek.
New Balance 327: Kolaborasi dengan merek Casablanca menghasilkan sepatu kets retro yang terinspirasi tahun 70-an. Dikenal dengan aksen suede dan huruf "N" besar, sepatu ini menjadi pilihan populer bagi penggemar gaya kasual modern.
New Balance Grey Day: Warna abu-abu telah menjadi ciri khas New Balance. Untuk merayakan warna ikonik ini, New Balance memperkenalkan "Grey Day", sebuah penghormatan kepada warisan mereka dan kesempatan untuk menampilkan desain terbaru.
Lebih dari seratus tahun setelah didirikan, New Balance tetap setia pada visi William J. Riley untuk memberikan dukungan dan kenyamanan terbaik.
Itulah yang menjadikan New Balance tetap populer di kalangan semua kalangan, mulai dari ayah hingga atlet, serta influencer yang terus mempromosikan sepatu ini dalam berbagai kesempatan.
Sepatu New Balance bukan hanya sebuah alat olahraga, tetapi juga simbol dari gaya hidup yang mengutamakan kenyamanan, kualitas, dan keseimbangan. (KS01)