Jumat, 12 Juni 2026

Bogamania: Jejak Sejarah dan Resep Opor Ayam yang Sajian Ikonik saat Lebaran

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Selasa, 25 Maret 2025 | 11:46 WIB
Opor ayam menjadi hidangan ikonik yang wajib ada sata Lebaran. Siapa sangka opor ayam merupakan menu akulturasi dengan makna dan sejarah yang panjang. (Foto: Freepik)
Opor ayam menjadi hidangan ikonik yang wajib ada sata Lebaran. Siapa sangka opor ayam merupakan menu akulturasi dengan makna dan sejarah yang panjang. (Foto: Freepik)

KLIKSOLONEWS.COM – Saat Lebaran tiba, meja makan keluarga di Indonesia hampir selalu dihiasi oleh hidangan khas yang menggugah selera: opor ayam. Sajian ini menjadi ikon perayaan Idulfitri, disantap bersama ketupat dan aneka pelengkap lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa opor ayam merupakan hasil akulturasi budaya yang panjang?

Opor ayam bukan sekadar hidangan khas Nusantara, tetapi juga memiliki akar sejarah yang kuat dengan budaya India dan Arab. Masakan ini dipercaya terinspirasi dari Qorma, sajian khas dari India yang dibuat dengan yoghurt atau susu. Ketika para pedagang India dan Arab datang ke Nusantara untuk berdagang sekaligus menyebarkan Islam, mereka membawa tradisi kuliner ini.

Di Indonesia, penggunaan yoghurt yang umum dalam masakan Qorma kemudian dimodifikasi menjadi santan, bahan yang lebih akrab dengan selera masyarakat lokal. Perubahan ini menciptakan rasa gurih yang khas dan menjadikan opor ayam sebagai hidangan utama dalam berbagai perayaan, terutama saat Idulfitri.

Tradisi penyajian opor ayam makin kuat seiring berkembangnya kerajaan Islam di Nusantara. Hidangan ini menjadi simbol keharmonisan dan keberkahan, dihidangkan sebagai bentuk syukur setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Lebaran di Indonesia bukan hanya tentang perayaan kemenangan, tetapi juga ajang berkumpul bersama keluarga. Opor ayam menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan, disajikan dengan ketupat yang memiliki makna filosofis mendalam—yaitu simbol kesucian dan kebersihan hati setelah Ramadan.

Selain itu, cara memasak opor yang relatif sederhana dan bahan-bahan yang mudah didapat membuatnya semakin populer sebagai menu utama Idulfitri. Aromanya yang khas dari perpaduan rempah seperti serai, lengkuas, dan daun salam membuat opor ayam selalu dinantikan saat Lebaran.

Bagi Anda yang ingin menyajikan opor ayam di rumah saat Lebaran, berikut resep mudah yang bisa dicoba.

Bahan-bahan:

1 ekor ayam kampung, potong sesuai selera

500 ml santan kental

1 liter santan encer

4 lembar daun salam

2 batang serai, memarkan

3 cm lengkuas, memarkan

2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

6 siung bawang putih

8 butir bawang merah

3 butir kemiri, sangrai

1 sdt ketumbar

1/2 sdt merica

1/2 sdt kunyit bubuk

Garam dan gula secukupnya

Cara Membuat:

Tumis bumbu halus bersama daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum.

Masukkan potongan ayam, aduk rata hingga ayam berubah warna.

Tuang santan encer, masak dengan api kecil hingga ayam empuk.

Tambahkan santan kental, aduk perlahan agar santan tidak pecah.

Masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental.

Angkat dan sajikan dengan ketupat atau lontong.

Opor ayam menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Idulfitri di Indonesia. Dengan sejarah yang kaya dan cita rasa yang khas, tidak heran jika opor ayam selalu menjadi sajian favorit saat Lebaran tiba. (KS06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X