KLIKSOLONEWS.COM – Dalam kehidupan sehari-hari, doa menjadi bagian penting bagi umat Islam sebagai bentuk permohonan dan harapan kepada Allah. Salah satu ungkapan yang sering diucapkan dalam berbagai kesempatan adalah "Allahumma barik."
Namun, apa sebenarnya arti dan keutamaan dari doa ini?
Secara bahasa, "Allahumma barik" berasal dari bahasa Arab, di mana Allahumma berarti Ya Allah dan barik berasal dari kata barakah yang berarti berkah atau keberkahan.
Ungkapan ini memiliki makna permohonan agar Allah memberikan berkah dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam rezeki, kesehatan, pekerjaan, maupun hubungan sosial.
Menurut Ustaz Ahmad Fauzi, seorang dai dan pengajar ilmu Islam, doa ini memiliki keutamaan besar dalam kehidupan seorang Muslim.
“Mengucapkan ‘Allahumma barik’ bukan hanya sekadar doa, tetapi juga bentuk pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah. Ini adalah doa yang mencerminkan rasa syukur dan harapan agar keberkahan selalu menyertai kehidupan kita,” ujarnya.
Ungkapan ini sering digunakan dalam berbagai momen penting, seperti saat mengucapkan selamat kepada seseorang yang baru saja mendapatkan pencapaian, dalam pernikahan, kelahiran anak, atau ketika seseorang memperoleh rezeki baru.
Selain itu, dalam hadis, Rasulullah ﷺ juga menganjurkan umatnya untuk mendoakan keberkahan bagi orang lain dengan doa ini.
Salah satunya adalah doa yang sering diucapkan saat melihat sesuatu yang baik dalam diri seseorang: Barakallahu fiik yang berarti "Semoga Allah memberkahimu."
Keberkahan dalam Islam memiliki makna luas, bukan hanya sekadar bertambahnya jumlah, tetapi juga kebermanfaatan dan ketenangan hati dalam menjalani kehidupan.
“Ketika kita meminta keberkahan, kita bukan hanya berharap pada rezeki yang banyak, tetapi juga agar apa yang kita miliki membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain,” tambah Ustaz Ahmad.
Selain diucapkan dalam keseharian, doa ini juga menjadi bagian dari sunnah yang diajarkan dalam Islam. Misalnya, dalam doa sebelum makan, seseorang dianjurkan mengucapkan, Allahumma barik lana fima razaqtana, waqina ‘adzabannar yang berarti “Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan dan lindungilah kami dari siksa neraka.”
Di era modern yang penuh dengan kesibukan dan tantangan, mengamalkan doa ini bisa menjadi bentuk refleksi diri untuk selalu bersyukur dan berharap keberkahan dalam setiap aktivitas. (KS06)