Jumat, 12 Juni 2026

Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Pistachio, Kacang Super yang Kian Populer di Indonesia

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Rabu, 26 Februari 2025 | 21:36 WIB
Popularitas kacang pistachio tengah meroket di Indonesia. Kandungan gizi pistachio dapat bermanfaat bagi tubuh. (Foto: PInterest)
Popularitas kacang pistachio tengah meroket di Indonesia. Kandungan gizi pistachio dapat bermanfaat bagi tubuh. (Foto: PInterest)

KLIKSOLONEWS.COM – Popularitas kacang pistachio di Indonesia semakin meningkat, terutama dalam berbagai olahan pastry dan makanan sehat. Kacang ini dikenal memiliki cita rasa gurih dengan sentuhan manis, serta kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Menurut laman Eating Well, setiap ons pistachio tanpa kulit dan garam mengandung 165 kalori, enam gram protein, 13 gram lemak total, dua gram lemak jenuh, delapan gram karbohidrat, tiga gram serat, dua gram gula total, serta berbagai mineral penting seperti magnesium, folat, dan potasium. Kandungan ini menjadikan pistachio sebagai camilan sehat yang bernutrisi tinggi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pistachio mengandung kalsium dan magnesium yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.

Kacang ini juga merupakan sumber alami kalium, mineral yang membantu menangkal efek natrium dalam tubuh serta meningkatkan fungsi pembuluh darah. Pistachio kaya akan fitosterol dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung.

Tak hanya baik untuk jantung, pistachio juga memiliki manfaat bagi kesehatan mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam kacang ini membantu melindungi mata dari cahaya berbahaya, serta mengurangi risiko penyakit degenerasi makula dan katarak yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

Manfaat lain dari pistachio adalah kemampuannya dalam membantu menjaga berat badan. Kombinasi protein dan serat yang tinggi membuat konsumsi pistachio dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mengurangi kecenderungan makan berlebihan.Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 ons pistachio setiap hari selama empat bulan dapat meningkatkan asupan serat dan mengurangi konsumsi makanan manis.

Pistachio juga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan usus berkat kandungan lemak sehatnya.

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi pistachio tidak disarankan bagi penderita batu ginjal. Hal ini dikarenakan kandungan oksalat dalam pistachio yang dapat memicu pembentukan batu ginjal.

Selain itu, kacang ini juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan. (KS06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X