Jumat, 12 Juni 2026

Rahasia di Balik Gaya Jalan Komura Masahiko: Nanba Walking dan Filosofi Samurai Jepang

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Rabu, 19 Februari 2025 | 11:12 WIB
Utusan Jepang, Komura Masahiko, dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober 2024 lalu. (Foto: Dok. Instagram)
Utusan Jepang, Komura Masahiko, dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober 2024 lalu. (Foto: Dok. Instagram)

KLIKSOLONEWS.COM - Kehadiran utusan Jepang, Komura Masahiko, dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober 2024 lalu, menarik perhatian publik.

Bukan hanya karena statusnya sebagai mantan Menteri Urusan Luar Negeri Jepang, tetapi juga karena cara jalannya yang tidak biasa.

Komura Masahiko berjalan dengan gaya yang disebut Nanba Walking, suatu teknik berjalan khas Jepang yang memiliki makna mendalam dalam budaya Negeri Sakura.

Dalam budaya Jepang, gaya berjalan ini sering digunakan dalam pertemuan resmi dan dianggap melambangkan kegagahan serta kehormatan tertinggi.

Nanba Walking berakar dari periode Edo (1603-1868), ketika teknik ini banyak digunakan oleh samurai dan masyarakat Jepang dalam kehidupan sehari-hari.

Berbeda dengan cara berjalan biasa yang menggerakkan tangan dan kaki berlawanan arah, Nanba Walking justru menggerakkan lengan dan kaki di sisi yang sama secara bersamaan. Teknik ini menciptakan gerakan yang lebih terkontrol, terintegrasi, dan hemat energi.

Dalam dunia seni bela diri Jepang, seperti kendo dan aikido, Nanba Walking digunakan untuk meningkatkan keseimbangan tubuh serta koordinasi antara gerakan atas dan bawah.

Selain itu, teknik berjalan ini juga diyakini memiliki manfaat kesehatan karena mengurangi tekanan pada persendian dan membantu menjaga postur tubuh tetap tegak.

Tidak hanya dalam konteks tradisional, Nanba Walking kini juga dipraktikkan untuk berbagai tujuan, termasuk meningkatkan kesadaran tubuh dan keseimbangan mental.

Gaya berjalan ini dianggap sebagai metode untuk menghubungkan pikiran, tubuh, dan jiwa secara lebih harmonis.

Banyak orang yang mempraktikkan Nanba Walking mengklaim bahwa teknik ini membantu mereka lebih fokus dan tenang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Dalam filosofi Jepang, berjalan dengan penuh kesadaran seperti Nanba Walking juga diyakini dapat membantu seseorang menemukan ikigai, yaitu alasan untuk hidup dan merasa lebih terhubung dengan kehidupan.

Dengan sejarah panjang dan manfaatnya yang luas, Nanba Walking tetap menjadi bagian penting dalam budaya Jepang. (KS06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X