"Kami mendorong kabupaten dan kota untuk mengembangkan kawasan industri. Saat ini sudah ada 12 kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus yang diajukan," ungkapnya.
23 Semarang Shopping Center Usung Konsep Investasi Hijau
Peresmian 23 Semarang Shopping Center menjadi salah satu contoh investasi modern yang mengedepankan konsep pembangunan berkelanjutan.
Pusat perbelanjaan tersebut dirancang dengan memanfaatkan energi terbarukan, menghadirkan urban garden, serta ruang terbuka hijau yang mendukung konsep green economy atau ekonomi hijau.
Konsep ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah karena sejalan dengan arah pembangunan yang lebih ramah lingkungan.
"Saya tertarik karena mal ini didesain menggunakan energi terbarukan. Untuk investasi yang menerapkan energi terbarukan, Jawa Tengah memberikan insentif pajak," jelas Luthfi.
Baca Juga: Terima Delegasi Xi’an, Astrid Dorong Penguatan Kerja Sama Solo Tiongkok di Berbagai Sektor
Ia berharap semakin banyak investor yang mengadopsi konsep serupa sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.
Selain menjadi simbol masuknya investasi baru, proyek 23 Semarang Shopping Center dan Hyatt Place Semarang juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang besar bagi masyarakat.
Proyek tersebut diproyeksikan mampu menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja, baik selama masa pembangunan maupun saat operasional nanti.
Lokasinya yang strategis di dekat Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani juga diyakini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan sektor usaha lokal.
Luthfi menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Jawa Tengah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Investasi harus berdampak pada masyarakat. Karena itu, kami selalu menghubungkan investasi dengan UMKM agar hilirisasi berjalan dan manfaat ekonominya dirasakan lebih luas," tegasnya.
Masuknya berbagai proyek investasi baru menunjukkan Jawa Tengah semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Dukungan infrastruktur, ketersediaan tenaga kerja produktif, kemudahan investasi, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah menjadi faktor utama yang menarik perhatian investor.