Jumat, 12 Juni 2026

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jateng, Akses Desa Kian Terhubung

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 15 Januari 2026 | 19:15 WIB
Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jateng, Akses Desa Kian Terhubung (Kliksolonews/dok)
Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jateng, Akses Desa Kian Terhubung (Kliksolonews/dok)

KLATEN, KLIKSOLONEWS.COMKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi yang telah rampung dibangun di berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah, Rabu (14/1/2026). Peresmian dipusatkan di jembatan yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.


Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Jateng bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam menghadirkan akses transportasi yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan.


Ia menegaskan, keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya berfungsi sebagai sarana infrastruktur, namun juga menjadi simbol kedekatan antara Polri dan masyarakat.


“Jembatan ini bukan sekadar penghubung wilayah, tetapi juga penguat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ungkap Kapolda di hadapan Kapolri.


Usai peresmian, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Tengah yang dinilai cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Arahan tersebut berangkat dari kepedulian terhadap keselamatan warga desa, terutama anak-anak sekolah yang selama ini harus menyeberangi sungai atau menempuh jarak lebih jauh akibat ketiadaan jembatan.


“Saya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polda Jawa Tengah. Ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak,” ujar Kapolri.


Kapolri juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbangun sebanyak 171 Jembatan Merah Putih Presisi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pembangunan terbanyak, yakni 63 jembatan.


Selain itu, Kapolri menyoroti keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan jembatan yang dinilai mampu mempererat hubungan dan membangun kepercayaan antara Polri dan warga.


“Keterlibatan masyarakat menjadi nilai penting, karena sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat,” tambahnya.


Kapolda Jateng menjelaskan, Jembatan Merah Putih Presisi di Kabupaten Klaten dibangun selama dua pekan dengan melibatkan tenaga teknis sipil guna memastikan kekuatan dan keamanan konstruksi. Jembatan tersebut memiliki panjang 15 meter dan lebar 4 meter, serta mampu dilalui kendaraan dengan beban hingga 4–5 ton.


Pembangunan jembatan menelan anggaran sekitar Rp400 juta yang bersumber dari swadaya masyarakat serta dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Jembatan ini melintasi Sungai Dengkeng dan menjadi akses vital bagi warga Desa Cucukan dan Desa Kotesan.


Sebelumnya, jembatan di lokasi tersebut pernah berdiri sejak tahun 1981 namun roboh akibat banjir besar pada 2021. Selama hampir lima tahun, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh, termasuk ratusan siswa yang setiap hari berangkat ke sekolah.


Dengan selesainya pembangunan jembatan baru, akses bagi warga dari dua desa, 11 dusun, dan sekitar 890 kepala keluarga kini kembali tersambung. Jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan, mempercepat mobilitas warga, serta mendorong aktivitas ekonomi desa.


Kapolda juga melaporkan bahwa dari total 63 Jembatan Merah Putih Presisi yang direncanakan dibangun di Jawa Tengah, sebanyak 19 jembatan telah selesai. Sementara itu, 15 jembatan masih dalam tahap pengerjaan, empat jembatan segera dibangun, dan 15 titik lainnya masih dalam proses survei dan perencanaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X