solo

SMPN 24 dan SMPN 25 Solo Jadi Sekolah Percontohan, Respati Ardi Siapkan Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:00 WIB
SMPN 24 dan SMPN 25 Solo Jadi Sekolah Percontohan, Respati Ardi Siapkan Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional. (kliksolonews/dok)

Jadi Role Model bagi SMP Negeri di Solo

Respati menjelaskan, tujuan utama pengembangan SMPN 24 dan SMPN 25 bukan hanya meningkatkan kualitas dua sekolah tersebut, tetapi juga menjadikannya sebagai role model bagi sekolah negeri lainnya di Kota Solo.

Metode pembelajaran, sistem pengasuhan, hingga pola pendidikan yang terbukti efektif nantinya akan direplikasi secara bertahap ke SMP negeri lain.

“Dua SMP unggulan yang saat ini kita kembangkan di Kota Solo diharapkan menjadi sekolah percontohan, sehingga kelak metode pembelajarannya dapat diterapkan secara bertahap di SMP lainnya,” tuturnya.

Program tersebut mencakup penguatan akademik, pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kesamaptaan, pola asuh siswa, hingga peningkatan keterlibatan dan komitmen orang tua dalam proses pendidikan.

Baca Juga: Respati Umumkan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 Solo, Awal Transformasi Pendidikan Negeri di Kota Bengawan

Dengan berbagai penguatan tersebut, para siswa diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk melanjutkan pendidikan ke SMA unggulan, sekolah berasrama terbaik, hingga memperoleh kesempatan belajar di luar negeri.

Respati menyebut salah satu tujuan program ini adalah menyiapkan siswa agar mampu bersaing masuk ke sekolah-sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara maupun lembaga pendidikan berkualitas lainnya.

“Kami ingin mencari metode pembelajaran yang paling tepat bagi para murid. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan siap melanjutkan pendidikan ke sekolah berasrama, seperti SMA Taruna Nusantara, maupun sekolah unggulan lainnya, termasuk di luar negeri,” ungkapnya.

Untuk mematangkan konsep transformasi pendidikan tersebut, Pemkot Solo telah menjalin komunikasi dengan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia, SMA Taruna Nusantara, dan SMA Garuda Transformasi.

Melalui program ini, Pemkot Surakarta berharap peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dirasakan siswa SMPN 24 dan SMPN 25, tetapi juga dapat diterapkan secara luas di sekolah-sekolah negeri lainnya sehingga menciptakan pemerataan mutu pendidikan di Kota Solo.(*)

Halaman:

Tags

Terkini