solo

Jaga Predikat Kota Antikorupsi, Solo Perkuat Pengawasan hingga Tingkat Kelurahan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:00 WIB
Jaga Predikat Kota Antikorupsi, Solo Perkuat Pengawasan hingga Tingkat Kelurahan. (Kliksolonews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Surakarta bersama Kejaksaan Negeri Surakarta terus memperkuat budaya integritas di lingkungan pemerintahan hingga tingkat kelurahan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi dan Sosialisasi Antikorupsi yang menyasar para camat dan lurah se-Kota Surakarta.

Kegiatan yang digelar pada Kamis (18/6/2026) itu menjadi bagian dari implementasi Program Kelurahan Antikorupsi sekaligus langkah preventif untuk mencegah praktik korupsi dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Surakarta menggandeng Inspektorat Kota Surakarta dan Kejaksaan Negeri Surakarta untuk memberikan penguatan pemahaman mengenai integritas, kepatuhan terhadap aturan, serta tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Baca Juga: Jelang Pengesahan Warga Baru, Polresta Surakarta Minta Perguruan Silat Jaga Kondusivitas dan Hindari Konvoi

Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono menegaskan camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik.

"Seluruh aparatur wilayah harus mampu menjaga profesionalisme dan menghindari tindakan yang berpotensi melanggar aturan," terangnya.

Menurutnya, penguatan integritas menjadi langkah penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara transparan, bersih, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kegiatan ini bertujuan mengingatkan kembali pentingnya semangat antikorupsi, meningkatkan integritas, serta memastikan seluruh aparatur bekerja sesuai aturan," ujarnya.

Ia menambahkan, materi yang disampaikan oleh Inspektorat dan Kejaksaan Negeri diharapkan dapat memperkuat pemahaman para camat dan lurah mengenai tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap potensi risiko pelanggaran hukum dalam pelaksanaan tugas.

Pemkot Surakarta juga berkomitmen menjaga predikat Kota Antikorupsi melalui berbagai langkah pencegahan yang berkelanjutan.

Di tengah masih banyaknya kasus korupsi yang terjadi di berbagai daerah, edukasi dan penguatan integritas dinilai menjadi langkah yang tidak bisa diabaikan.

Baca Juga: Karyawan Gerai Minuman di Solo Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Pelaku Diduga Rekam Bagian Dalam Rok Korban

Selain menyasar aparatur wilayah, gerakan antikorupsi juga akan diperluas ke berbagai perangkat daerah dan elemen masyarakat agar budaya integritas dapat tumbuh secara menyeluruh.

Halaman:

Tags

Terkini