Sabtu, 20 Juni 2026

Festival Tas Nusantara III Resmi Dibuka, Astrid Widayani Dorong UMKM Kreatif dan Produk Daur Ulang Berdaya Saing

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:00 WIB
Festival Tas Nusantara III Resmi Dibuka, Astrid Widayani Dorong UMKM Kreatif dan Produk Daur Ulang Berdaya Saing. (kliksolonews/dok Pemkot Surakarta)
Festival Tas Nusantara III Resmi Dibuka, Astrid Widayani Dorong UMKM Kreatif dan Produk Daur Ulang Berdaya Saing. (kliksolonews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, secara resmi membuka Festival Tas Nusantara (Festara) III yang digelar di halaman Balaikota Surakarta, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah promosi sekaligus pengembangan ekonomi kerakyatan melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kreatif.

Dalam sambutannya, Astrid menyampaikan bahwa Festival Tas Nusantara tidak sekadar menjadi ajang pameran produk kerajinan, tetapi juga ruang kolaborasi bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkuat daya saing usaha.

Baca Juga: Gempass Bersholawat Jilid 2 Hadirkan Gus Iqdam hingga Habib Zaidan, BRM Kusumo Berharap Jadi Inspirasi bagi Komunitas Suporter di Indonesia

“Festival Tas Nusantara merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan berbagai karya anak bangsa, khususnya para pengrajin tas rumahan. Saya berharap kegiatan ini mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan dan menjadi sarana pemberdayaan masyarakat melalui sektor industri kreatif,” ujar Astrid.

Astrid menegaskan Pemkot Surakarta terus berkomitmen mendukung perkembangan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

Berbagai program pemberdayaan telah dijalankan, mulai dari pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, promosi produk, hingga penguatan akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Menurutnya, kehadiran Festival Tas Nusantara menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap pelaku UMKM agar mampu berkembang dan bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Produk Daur Ulang Jadi Daya Tarik

Salah satu hal yang mendapat perhatian khusus dari Astrid adalah kreativitas para pengrajin dalam mengolah bahan-bahan daur ulang menjadi produk tas yang menarik, berkualitas, dan memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga: Gelar SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan sebagai Merek ke Dirjen Kekayaan Intelektual, Ini Penjelasannya

Berbagai produk yang dipamerkan memanfaatkan material yang sebelumnya dianggap limbah atau tidak bernilai guna menjadi produk fesyen yang diminati pasar.

“Pemanfaatan bahan daur ulang menjadi produk tas yang berkualitas merupakan bentuk kreativitas yang patut diapresiasi. Selain memberikan nilai ekonomi, langkah ini juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pengurangan limbah dan pemanfaatan kembali material yang masih bisa digunakan,” katanya.

Ia menilai tren penggunaan produk ramah lingkungan terus meningkat sehingga menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha kreatif untuk mengembangkan produk yang berkelanjutan dan memiliki nilai tambah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X