Jumat, 12 Juni 2026

Festival Bulan Haji 2026: Astrid Widayani Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 31 Mei 2026 | 08:00 WIB
Festival Bulan Haji 2026: Astrid Widayani Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
Festival Bulan Haji 2026: Astrid Widayani Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM– Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menghadiri Festival Bulan Haji 2026 yang digelar di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Sabtu (30/5/2026) malam.


Kegiatan yang diikuti ratusan jamaah tersebut menjadi bagian dari syiar Islam dalam menyambut Hari Raya Iduladha dan musim ibadah haji.


Festival Bulan Haji menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan keagamaan yang bertujuan memperdalam pemahaman masyarakat mengenai makna bulan Dzulhijjah, keteladanan Nabi Ibrahim AS, serta pentingnya nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam sambutannya, Astrid memberikan apresiasi kepada panitia yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan keagamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki nilai edukasi yang kuat.


Menurutnya, kegiatan keagamaan perlu terus dikembangkan dengan pendekatan yang kreatif agar mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda.


“Festival seperti ini menjadi ruang pembelajaran yang penting bagi masyarakat. Selain memperkuat syiar Islam, kegiatan ini juga memperkaya wawasan keagamaan dan membangun karakter masyarakat,” ujarnya.


Astrid menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta mendukung berbagai program yang mendorong peningkatan literasi dan pendidikan keagamaan. Ia menilai masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran, diskusi, serta pemberdayaan masyarakat.


Festival Bulan Haji 2026 turut menghadirkan Fahruddin Faiz sebagai pembicara utama. Kehadiran akademisi dan dosen dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut mendapat sambutan antusias dari jamaah yang hadir.


Astrid menilai kehadiran Fahruddin Faiz menjadi nilai tambah karena masyarakat dapat memperoleh pemahaman agama yang mendalam, moderat, dan relevan dengan tantangan kehidupan modern.


Menurutnya, pembangunan suatu daerah tidak hanya bergantung pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, moralitas, dan spiritualitas yang baik.


Ia juga mengajak masyarakat untuk mengambil pelajaran dari momentum Bulan Haji dan Iduladha, terutama nilai keikhlasan, kesabaran, tanggung jawab, serta kepedulian sosial yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan keluarganya.


“Makna Iduladha tidak hanya terkait ibadah ritual, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas sosial dan semangat berbagi kepada sesama,” katanya.


Selain menjadi sarana memperdalam ilmu agama, Festival Bulan Haji juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.


Antusiasme jamaah yang memadati area masjid menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang edukatif dan inspiratif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X