Sabtu, 13 Juni 2026

Jelang Bulan Suro, Polresta Surakarta Gandeng IPSI dan Perguruan Silat Deklarasikan Kamtibmas Damai

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 5 Juni 2026 | 06:00 WIB
Jelang Bulan Suro, Polresta Surakarta Gandeng IPSI dan Perguruan Silat Deklarasikan Kamtibmas Damai. (KlikSoloNews/dok)
Jelang Bulan Suro, Polresta Surakarta Gandeng IPSI dan Perguruan Silat Deklarasikan Kamtibmas Damai. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Menjelang pelaksanaan pengesahan anggota baru sejumlah perguruan silat yang bertepatan dengan Bulan Muharam atau Bulan Suro, Polresta Surakarta bersama jajaran kepolisian se-Soloraya memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Deklarasi Kamtibmas yang melibatkan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) serta para ketua dan perwakilan perguruan silat se-Karesidenan Surakarta. Kegiatan berlangsung di Aula Wirasatya 96 Mapolresta Surakarta, Kamis (5/6/2025).


Deklarasi ini menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang agenda pengesahan anggota baru perguruan silat yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni.


Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan sinergi antara Polri, IPSI, dan seluruh perguruan silat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.


Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana untuk membangun kesepahaman sekaligus memperkuat komunikasi antar seluruh pihak agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.


"Apabila terdapat permasalahan baik di internal maupun antarperguruan, kami berharap dapat diselesaikan melalui musyawarah dengan melibatkan IPSI serta para pimpinan perguruan silat sehingga tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas," ujar AKP Lingga.


Selain itu, kepolisian juga menekankan pentingnya peran para tokoh dan pimpinan perguruan silat dalam membina anggota agar selalu mengedepankan persaudaraan, menjaga etika, dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.


Dalam era digital saat ini, para anggota perguruan juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Kepolisian meminta seluruh pihak tidak mudah terprovokasi kabar yang belum jelas kebenarannya.


AKP Lingga menilai peran pimpinan perguruan sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada anggotanya agar tidak mudah terpancing isu yang berpotensi menimbulkan gesekan antarkelompok.


"Kami mengajak seluruh keluarga besar perguruan silat untuk menjaga kondusivitas wilayah dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Komunikasi dan koordinasi harus menjadi solusi utama dalam menyelesaikan setiap persoalan," tegasnya.


Pada kesempatan tersebut, kepolisian juga mengimbau agar pelaksanaan pengesahan anggota baru dilakukan secara tertib dan tidak disertai kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan, seperti konvoi kendaraan, arak-arakan massa, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.


Polresta Surakarta berharap seluruh rangkaian kegiatan pengesahan anggota baru perguruan silat di wilayah Soloraya dapat berlangsung aman, lancar, dan menjadi sarana memperkuat persaudaraan antaranggota perguruan maupun dengan masyarakat luas.


Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi damai serta penandatanganan kesepakatan bersama oleh IPSI dan seluruh perwakilan perguruan silat se-Soloraya.


Dalam deklarasi tersebut, seluruh peserta menyatakan kesiapan menjaga persatuan, menolak segala bentuk provokasi, mengutamakan penyelesaian masalah secara damai, serta mendukung langkah Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Bulan Muharam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X