SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Festival durian terbesar di Kota Solo resmi dibuka dan langsung diserbu pengunjung. Bertempat di NEO Solo Grand Mall, acara ini menghadirkan berbagai durian premium seperti Musang King hingga Black Thorn yang menjadi buruan pecinta durian.
Kemeriahan festival semakin terasa dengan kehadiran Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, yang turun langsung menyapa warga.
Sosok yang akrab disapa Mas Wali itu tampak menikmati suasana, berinteraksi dengan pengunjung, hingga mencicipi durian unggulan yang tersedia di lokasi.
Di tengah ramainya festival, Mas Wali juga menyampaikan pesan penting terkait kepedulian lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana dalam mengelola sampah.
“Kita harus mulai dari hal sederhana, yaitu mengelola sampah pribadi yang dimulai dari lingkungan keluarga. Kalau itu bisa dilakukan bersama-sama, dampaknya akan besar untuk kota kita,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai mampu menghadirkan pengalaman kuliner sekaligus ruang kebersamaan bagi masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi adanya festival durian seperti ini. Selain meramaikan kota, kualitas duriannya juga enak dan cocok dengan selera saya. Saya mengajak masyarakat untuk datang dan merasakan langsung pengalaman di sini,” tambahnya.
Festival ini menghadirkan beragam jenis durian premium, mulai dari Musang King, Black Thorn, hingga montong berkualitas tinggi. Pengunjung dapat menikmati konsep “one stop durian experience” yang menggabungkan kuliner, hiburan, dan interaksi sosial dalam satu tempat.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi dengan TOM Durian dan akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 24 April hingga 24 Mei 2026.
Public Relations NEO Solo Grand Mall, Elvira Dyahajeng Syavala, menyampaikan festival ini tidak hanya berfokus pada kuliner, tetapi juga pengalaman kebersamaan yang berkesan bagi masyarakat.
“Kami ingin festival ini tidak hanya menjadi tempat menikmati durian, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang dekat dan berkesan bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, festival ini diharapkan mampu menarik ribuan pengunjung sekaligus memperkuat posisi Surakarta sebagai destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia.(ks01)