SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polresta Surakarta resmi menggelar pelatihan pencegahan kejahatan sebagai bagian dari kerja sama internasional dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolresta Surakarta, Catur Cahyono Wibowo, pada Senin (20/4/2026).
Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 April 2026, bertempat di Aula Wirasatya ’96 Mapolresta Surakarta, Surakarta.
Sebanyak 40 personel kepolisian dari Polda Jawa Tengah serta jajaran Polres eks Surakarta dan Pati turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menegaskan pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan personel, khususnya dalam menerapkan pendekatan pencegahan kejahatan yang lebih efektif.
“Program ini sangat bermanfaat dalam membekali personel kami dengan strategi pencegahan kejahatan yang lebih efektif dan proaktif. Kami mengapresiasi dukungan JICA dalam berbagi pengalaman dan metode yang telah terbukti di Jepang,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari pakar JICA, Nakanishi Akira. Ia memaparkan berbagai pendekatan modern, mulai dari strategi kepolisian berbasis data hingga peningkatan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurut Nakanishi, keberhasilan pencegahan kejahatan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada sinergi dengan masyarakat.
“Kami senang dapat bekerja sama dengan kepolisian Indonesia. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman,” ungkapnya.
Pendekatan lain yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah patroli proaktif yang dinilai mampu menekan angka kriminalitas secara signifikan.
Salah satu peserta, Carsun dari Bhabinkamtibmas Mojosongo Polsek Jebres Polresta Surakarta, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang aplikatif.
“Materi yang kami terima sangat relevan, terutama dalam membangun komunikasi dengan masyarakat serta menerapkan pola patroli yang lebih efektif,” katanya.
Ke depan, kerja sama antara Polri dan JICA diharapkan terus berlanjut guna meningkatkan profesionalisme aparat kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Dengan penerapan strategi modern berbasis data serta penguatan kolaborasi dengan masyarakat, upaya pencegahan kejahatan di Indonesia diharapkan semakin optimal, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(KS01)