SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Balai POM di Surakarta bersama Pemerintah Kota Surakarta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan keamanan pangan terpadu melalui program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA).
Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Forum Advokasi Program Keterpaduan Keamanan Pangan yang digelar di Ruang Manganti Praja, Gedung Praja Wangi Balai Kota Surakarta pada Selasa (14/4/2026).
Kepala Balai POM di Surakarta, Muhammad Fajar Arifin, menggandeng berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan lintas sektor untuk menyusun komitmen bersama serta mengintegrasikan program keamanan pangan ke dalam kebijakan masing-masing instansi.
Forum ini dibuka langsung Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, dan dihadiri berbagai pihak, mulai dari Cabang Dinas Pendidikan VII Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, hingga sejumlah OPD.
Beberapa OPD yang terlibat antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, DPMPTSP, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Pendidikan, serta DP3AP2KB.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan materi terkait kebijakan program prioritas nasional keterpaduan keamanan pangan Kepala Balai POM di Surakarta.
Pada forum ini, Kota Solo juga menerima penghargaan sebagai peringkat dua dalam program Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025.
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat.
Fokus Program: Desa, Sekolah, dan Pasar
Program keterpaduan keamanan pangan ini mencakup tiga sektor utama, yakni:
- Desa Pangan Aman
- Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan
- Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK)
Adapun lokasi sasaran program di Kota Surakarta meliputi:
- Kelurahan Jagalan
- Pasar Jongke
- SMP Negeri 1 Surakarta
- SMK Negeri 6 Surakarta
- MAN 1 Surakarta
Wali Kota Respati menegaskan pentingnya menjadikan keamanan pangan sebagai bagian dari budaya masyarakat.
Ia berharap program ini tidak hanya berjalan dengan baik, tetapi juga dapat direplikasi ke wilayah lain di Surakarta.
“Budaya keamanan pangan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi perilaku yang baik di masyarakat,” ujarnya.
Forum ini menghasilkan kesepakatan dan komitmen bersama antara OPD dan lokus sasaran untuk menjalankan program secara terpadu.