Jumat, 12 Juni 2026

Pemuda Diduga Lompat ke Kali Pepe di Bendungan Tirtonadi Ditemukan Selamat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 28 Januari 2026 | 16:17 WIB
Pemuda Diduga Lompat ke Kali Pepe di Bendungan Tirtonadi Ditemukan Selamat. (KlikSoloNews/dok)
Pemuda Diduga Lompat ke Kali Pepe di Bendungan Tirtonadi Ditemukan Selamat. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Seorang pemuda yang sempat diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan melompat ke Sungai Kali Pepe di kawasan Bendungan Tirtonadi, Kota Surakarta, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Rabu (28/1/2026) pagi.

Pemuda tersebut kemudian diserahkan kepada pihak Kelurahan Gilingan untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Bendungan Tirtonadi, Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Terminal Tirtonadi, Kecamatan Banjarsari. Informasi awal mengenai dugaan orang terjun ke sungai sempat menggerakkan tim SAR serta BPBD Kota Solo untuk melakukan pencarian.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Seorang warga yang tengah memancing di sisi selatan bendungan melihat seorang pemuda berjalan dari arah Jalan Ahmad Yani menuju pagar bendungan. Pemuda tersebut mengenakan celana panjang hitam dan hoodie hitam.

Tak lama kemudian, pemuda itu terlihat melompat dari atas bendungan dan sempat membentur beton di bawahnya.

Meski demikian, saksi menyebut korban masih bisa berjalan dalam kondisi sempoyongan ke arah timur hingga kawasan bawah Jembatan Patung Keris. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarsari.

Petugas yang mendatangi lokasi menemukan sebuah tas hitam milik korban. Di dalam tas tersebut terdapat sejumlah barang pribadi, antara lain pakaian, perlengkapan perawatan rambut, parfum, serta kartu OSIS MAN 1 Rembang.

Identitas korban diketahui bernama Heri Setyawan (19), warga Desa Randu Agung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Dari hasil penelusuran, korban ternyata tidak hanyut terbawa arus sungai, melainkan berhasil diselamatkan warga.

Kasi Trantib Kelurahan Gilingan, Muhammad Solichin, membenarkan pihaknya menerima laporan dari warga yang menemukan seorang pemuda dalam kondisi kedinginan setelah tercebur ke sungai.

“Warga menolong karena melihat kondisinya kedinginan, lalu diberi pakaian dan diminta beristirahat di mushala. Setelah itu warga melapor ke kelurahan,” ujar Solichin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kelurahan bersama anggota Linmas menjemput korban dan membawanya ke Kantor Kelurahan Gilingan. Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa pemuda tersebut memang tengah dicari oleh tim SAR dan BPBD Kota Solo.

“Setelah kami koordinasikan, benar bahwa yang bersangkutan adalah orang yang sebelumnya dilaporkan terjun ke Kali Pepe,” jelasnya.

Solichin menambahkan, korban mengaku tiba di Solo menggunakan bus dan turun di Terminal Tirtonadi pada Senin (27/1) malam. Saat dimintai keterangan, korban menyampaikan alasan yang berubah-ubah dan tampak kebingungan. Ia mengaku ketakutan karena merasa dikejar-kejar seseorang.

“Keterangan korban tidak konsisten, terlihat linglung dan seperti mengalami tekanan psikologis. Pengakuannya masih perlu didalami,” ungkap Solichin.

Selanjutnya, korban diserahkan kepada Satpol PP Kota Surakarta untuk dibawa ke rumah singgah guna mendapatkan pendampingan serta penanganan lebih lanjut, sambil menunggu proses konfirmasi kepada pihak keluarga.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X