SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta Respati Ardi mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surakarta untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Ramadan serta hari besar keagamaan dan budaya lainnya.
Hal tersebut disampaikan Respati saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Surakarta yang digelar di Sentra IKM Mebel Srikayu, Rabu (28/1/2026).
Respati menegaskan, Forkopimda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban umum, serta kelancaran berbagai agenda penting di Kota Solo, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan.
Ia mengingatkan agar seluruh rangkaian aktivitas Ramadan dapat dikawal secara optimal guna mencegah potensi gangguan ketertiban maupun konflik sosial. Selain itu, pelayanan publik juga diminta tetap berjalan maksimal meski intensitas kegiatan masyarakat meningkat.
“Saya mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjaga ketertiban umum, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta menciptakan suasana Ramadan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Kota Surakarta,” ujar Respati.
Selain fokus pada Ramadan, Respati juga menekankan pentingnya pengamanan dan pengelolaan kegiatan saat perayaan Imlek.
Ia meminta seluruh pihak melakukan antisipasi secara matang, khususnya terkait pelaksanaan festival kuliner halal dan nonhalal agar tetap tertib dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, pengelolaan kegiatan yang baik akan memperkuat citra Solo sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.
“Kita ingin Surakarta tetap menjadi kota yang ramah bagi seluruh budaya, etnis, dan agama, sekaligus memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai aturan, tertata dengan baik, dan tidak menimbulkan potensi konflik di tengah masyarakat,” tuturnya.
Dalam Rakor tersebut, Respati juga menyinggung pentingnya sinergi Forkopimda dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-281 Kota Solo.
Ia menilai peringatan hari jadi kota merupakan momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.
“Peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial, tetapi harus menjadi ajang refleksi perjalanan kota serta penguatan semangat gotong royong dalam membangun Surakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing,” imbuhnya.
Dengan koordinasi yang solid antar unsur Forkopimda, Respati berharap seluruh agenda keagamaan, budaya, dan pemerintahan di Kota Solo dapat berjalan aman, lancar, serta memberi rasa nyaman bagi seluruh masyarakat.(ks01)