Jumat, 12 Juni 2026

Kampanye Ngirich Ajak Gen Z Melek Finansial Lewat Siaran Interaktif di Radio

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 17 Desember 2025 | 15:26 WIB
Kampanye Ngirich Ajak Gen Z Melek Finansial Lewat Siaran Interaktif di Radio. (KlikSoloNews/dok)
Kampanye Ngirich Ajak Gen Z Melek Finansial Lewat Siaran Interaktif di Radio. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMMahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menggaungkan pentingnya literasi keuangan bagi Generasi Z melalui kampanye sosial bertajuk “Ngirich” (Ngirit is the New Rich).

Puncak kampanye tersebut digelar dalam bentuk live podcast interaktif bekerja sama dengan PTPN Radio Solo, Rabu (17/12/2025) pagi.

Siaran yang mengudara secara langsung ini mengangkat isu seputar pengelolaan keuangan anak muda, khususnya maraknya pinjaman online (pinjol), penggunaan paylater, serta gaya hidup konsumtif yang kerap menjerat Gen Z.

Acara berlangsung interaktif dengan melibatkan para pendengar setia PTPN Radio atau yang dikenal sebagai Jakadara, yang aktif mengajukan pertanyaan melalui layanan pesan singkat.

Kampanye ini menghadirkan Ratna Dewi Wulan Sari, C.A.F.P., A.W.P.S., seorang wealth planner profesional, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Ratna menekankan pentingnya membangun pondasi literasi keuangan sejak usia muda agar generasi muda tidak terjebak utang di masa depan.

“Gen Z sebenarnya punya semangat belajar yang tinggi, hanya saja sering bingung harus memulai dari mana. Hal paling dasar adalah menghentikan perilaku impulsif, memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta menyadari bahwa paylater sejatinya adalah utang, bukan tambahan uang,” jelas Ratna.

Ketua Panitia Kampanye Ngirich, Dimas Aditya, menyampaikan kolaborasi dengan PTPN Radio dipilih karena mampu menjangkau khalayak luas sekaligus membangun komunikasi dua arah yang dekat dengan pendengar.

“Ngirich adalah gerakan untuk mendefinisikan ulang makna hidup hemat. Kami ingin menanamkan mindset bahwa ngirit bukan berarti pelit atau menyiksa diri. Justru, ngirit adalah strategi cerdas untuk menjadi mapan di masa depan. Keren itu bukan soal seberapa banyak belanja, tetapi seberapa bijak mengelola keuangan,” ujarnya.

Dimas menambahkan, Kampanye Ngirich hadir untuk mematahkan stigma bahwa gaya hidup hemat identik dengan keterbatasan, padahal hemat merupakan bentuk perencanaan finansial jangka panjang yang relevan dengan tantangan ekonomi saat ini.

Upaya mahasiswa Ilkom UMS ini mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Betty Andriani, S.Sos., M.I.Kom., M.A.R.S, Dosen Ilmu Komunikasi UMS sekaligus dosen pembimbing kampanye, menilai gerakan Ngirich sebagai inisiatif yang kontekstual dan dibutuhkan oleh generasi muda.

“Tantangan finansial Gen Z bukan semata pada jumlah uang yang dimiliki, tetapi pada cara mengelolanya. Kampanye Ngirich menjadi medium edukatif yang menarik untuk mengajak anak muda lebih sadar, terencana, dan berani mengambil langkah finansial sejak dini,” ungkapnya.

Sebelum mengudara di radio, kampanye Ngirich juga telah hadir secara langsung di tengah masyarakat. Pada Minggu (14/12/2025), tim Ngirich membuka booth edukasi keuangan di kawasan Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Solo.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pengunjung yang antusias berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar pengelolaan keuangan.

Selain itu, kampanye ini juga diperkuat melalui media sosial Instagram @ngirich.id, yang secara rutin menyajikan konten edukasi finansial ringan dan relevan bagi anak muda.

Tingginya partisipasi masyarakat di CFD serta antusiasme pendengar selama siaran langsung di PTPN Radio menjadi indikator bahwa pesan “Ngirit is the New Rich” mulai diterima dengan baik, khususnya oleh kalangan muda di Kota Solo.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X