SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Yatim Mandiri Solo kembali menyelenggarakan Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) 2025, dengan tema “Rooted in Culture” yang dilaksanakan di Syariah Hotel Solo, Minggu (26/10/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 pagi ini berlangsung meriah dan penuh semangat, diikuti oleh 98 peserta dari anak-anak binaan sanggar belajar Yatim Mandiri se-Solo Raya.
Setiap sanggar mengirimkan perwakilan anak 3 hingga 5 orang dari jenjang kelas 3 sampai kelas 6 SD, untuk mengikuti dua cabang lomba utama, yaitu Matematika dan Al-Qur’an. Kegiatan ini mengusung jargon “Cerdas, Berilmu, Santun, Berbudaya”.
Sebagai semangat utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan mencintai budaya bangsa.
Ketua panitia, Bagus menyampaikan bahwa OMATIQ 2025 kali ini menjadi momentum spesial karena menandai satu dekade perjalanan Yatim Mandiri Solo dalam membina anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah Solo Raya.
“OMATIQ tahun ini terasa istimewa karena sudah sepuluh tahun sejak Yatim Mandiri Solo berdiri. Kami bersyukur masih dapat terus berkontribusi dalam menumbuhkan semangat belajar, prestasi, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan anak-anak binaan,” ujar Bagus.
Sementara itu, Joko Susilo, Eksekutif Asisten Manager Hotel Syariah Solo, mengungkapkan antusiasnya karena bisa kembali mendukung acara OMATIQ tahun ini.
“Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara ini, semoga kegiatan ini mampu menghasilkan adik-adik yang cerdas dan berbudaya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan kepada para guru dan orang tua agar terus menjadi teladan bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
-
“Sebagai guru dan orang dewasa, sudah seharusnya kita mendidik dan membimbing adik-adik agar tumbuh menjadi anak sholeh dan sholehah, berbudaya, dan berakhlak,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap babak pada perlombaan, baik dalam cabang Matematika maupun Al Quran.
Melalui tema “Rooted in Culture”, kegiatan ini mengingatkan kemajuan ilmu pengetahuan perlu di barengi dengan pelestarian nilai-nilai luhur dan budaya bangsa.
Dengan semangat tersebut, Yatim Mandiri Solo berharap OMATIQ dapat terus menjadi ajang inspiratif yang menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadp ilmu dan Al Quran, sekaligus guna mempererat persaudaraan antar-anak binaan di seluruh Solo Raya.(ks01)