Jumat, 12 Juni 2026

Pameran Kreasi Janur di Solo Tampilkan Nilai Filosofi dan Kultural

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Pameran Kreasi Janur di Solo Tampilkan Nilai Filosofi dan Kultural. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
Pameran Kreasi Janur di Solo Tampilkan Nilai Filosofi dan Kultural. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMWakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani menghadiri sekaligus membuka Pameran Kreasi Janur karya seniman Sigit Paripurna di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Selasa (14/10/2025).

Pameran ini menampilkan beragam karya kreatif berbahan janur yang dikreasikan menjadi instalasi dan dekorasi modern.

Dalam sambutannya, Astrid memberikan apresiasi tinggi terhadap karya-karya tersebut. Ia menekankan bahwa janur bukan sekadar media seni, tetapi juga memiliki nilai filosofi dan kultural yang kuat bagi masyarakat Jawa, khususnya di Surakarta.

“Kreasi janur ini bukan sekadar karya seni, tetapi juga simbol budaya yang hidup dan berkembang dalam masyarakat kita. Hingga kini, janur masih digunakan dalam berbagai upacara adat seperti pernikahan, tedhak siten, dan prosesi budaya lainnya,” ujar Astrid.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota berharap kreativitas berbasis kearifan lokal seperti ini bisa terus dilestarikan dan dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi dan daya tarik global.

“Harapan kami, kreasi janur dapat menembus pasar yang lebih luas, tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa mendunia sebagai bagian dari warisan budaya bangsa,” tambahnya.

Seniman sekaligus penggagas pameran, Sigit Paripurna, menjelaskan bahwa ide pameran lahir dari keinginannya untuk memperkenalkan janur sebagai media ekspresi yang fleksibel dan kaya makna.

“Selama ini janur dikenal dalam konteks upacara adat, namun sebenarnya janur bisa dikreasikan menjadi bentuk seni kontemporer yang menarik. Melalui pameran ini, saya ingin menunjukkan bahwa janur bisa hidup di ruang modern tanpa kehilangan ruh tradisinya,” tutur Sigit.

Pameran Kreasi Janur menampilkan berbagai karya instalasi yang merepresentasikan simbol kehidupan, harmoni, dan keberlanjutan budaya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah apresiasi seni tradisi sekaligus mendorong seniman dan masyarakat untuk terus menjaga relevansi budaya lokal di era global.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X