SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kasus kecelakaan maut antara Bus AKAP Mahardika dan sepeda motor Yamaha Mio di simpang tiga Kabangan, Jalan Dr Radjiman, berakhir dengan kesepakatan damai.
Keluarga korban, Sri Haryanti (45), warga Pajang, Laweyan, memilih memaafkan sopir bus dan menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
Kesepakatan ini difasilitasi Kasubnit 1 Gakkum Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Setyo Wargono, yang menegaskan kedua pihak menandatangani surat pernyataan resmi berisi dua poin utama yakni penerimaan dan pemafaan keluarga korban terhadap sopir bus, serta permohonan agar kasus tidak dilanjutkan ke ranah pengadilan.
“Alhamdulillah, kedua belah pihak sudah bertemu. Kesepakatan dituangkan hitam di atas putih, legal, sah, dan transparan. Intinya, keluarga korban menerima dan memaafkan sopir bus Mahardika,” jelas Setyo.
Dalam pertemuan tersebut, hadir anak kedua korban didampingi kakak almarhum, serta sopir bus beserta manajemen PO Mahardika.
Iptu Setyo menegaskan bahwa proses ini sah secara hukum dan menjadi contoh penyelesaian kasus kecelakaan secara damai dan kekeluargaan.
Meski kasus berakhir damai, pihak kepolisian menekankan pentingnya kesadaran berkendara di persimpangan. Simpang tiga Kabangan dikenal padat lalu lintas, sehingga disiplin menjadi kunci keselamatan.
“Jangan memaksakan melintas saat lampu kuning, pastikan benar-benar hijau. Ketika lampu hijau, jangan langsung tancap gas, perhatikan kendaraan dari arah lain. Keselamatan lebih penting daripada tergesa-gesa,” tegas Setyo.
Dengan berakhirnya kasus, sopir Katno dan Bus Mahardika diperbolehkan kembali beroperasi, tetap dalam pengawasan administrasi kepolisian.
Polisi kini menitikberatkan upaya edukasi masyarakat agar lebih tertib di jalan dan mengurangi risiko kecelakaan di simpang berlampu lalu lintas.
“Kasus ini selesai lewat jalur kekeluargaan, namun pesan pentingnya adalah pengendara harus selalu berhati-hati, terutama di persimpangan berlampu, karena di situlah kecelakaan sering terjadi,” pungkas Iptu Setyo.
Kesepakatan damai ini menjadi contoh penyelesaian kecelakaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya disiplin dan kewaspadaan di jalan raya.(KS01)