Sabtu, 13 Juni 2026

Pra-Event SIPA 2025: Koridor Gatot Subroto Berubah jadi Panggung Kreatif Anak Muda Solo

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 23 Agustus 2025 | 20:44 WIB
Pra-Event SIPA 2025: Koridor Gatot Subroto Berubah Jadi Panggung Kreatif Anak Muda Solo. (KlikSoloNews/dok)
Pra-Event SIPA 2025: Koridor Gatot Subroto Berubah Jadi Panggung Kreatif Anak Muda Solo. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMKoridor Gatot Subroto, ikon nongkrong anak muda Solo, mendadak berubah menjadi panggung seni spektakuler dalam pra-event Solo International Performing Arts (SIPA) 2025.

Acara yang berlangsung Jumat malam itu menjadi pemanasan menuju festival seni internasional SIPA yang akan digelar pada 4–6 September 2025.

Sejak pukul 20.30 WIB, suasana kawasan yang biasanya ramai dengan aktivitas warga menjadi kian meriah dengan berbagai penampilan seni, diskusi interaktif, hingga fashion show di jalanan.

Pra-event dibuka dengan talkshow seputar perjalanan panjang SIPA sebagai festival seni kelas dunia. Ketua Pelaksana, Johanes Robinsar Hamonangan Samosir, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga upaya mendekatkan seni dengan masyarakat.

Sorotan utama hadir dari Patricia Arstuti Pramesti Putri, Ambassador SIPA 2025. Dalam sesi diskusi, ia mengajak generasi muda untuk berani melangkah dan menemukan jati diri melalui seni dan budaya.

“Intinya jangan ragu buat maju terus di semua kesempatan, karena dari situ kita bisa nemuin jati diri sekaligus menjaga budaya tetap hidup,” ujarnya penuh semangat.

Panggung Semarak Musik, Tari, hingga Fesyen Jalanan

Setelah sesi talkshow, suasana semakin hidup berkat penampilan Komunitas Musik FIB UNS yang membawakan lagu-lagu nasional dan internasional. Disusul koreografi energik dari KQ Dance UNS yang membuat penonton terpukau.

Atraksi unik terjadi ketika zebra cross koridor Gatot Subroto menjelma menjadi catwalk. Desainer muda dari ISI Surakarta menampilkan karyanya lewat parade fashion show, diperagakan oleh Putra Putri Lawu, menghadirkan nuansa urban yang segar di tengah keramaian kota.

Kemeriahan terus berlanjut lewat alunan musik dari Komunitas Musik FISIP UNS. Puncaknya, komunitas modern dance It’s Zeal Dance menutup acara dengan freestyle dance yang penuh kejutan, mengajak penonton ikut larut dalam euforia seni.

Pra-event ini merupakan hasil kolaborasi SIPA Community dengan gerakan kreatif Solo is Solo. Kehangatan dan antusiasme publik malam itu menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Solo siap menyambut kembali panggung seni kelas dunia.

Dengan tema kebebasan berekspresi, kreativitas tanpa batas, dan perayaan budaya, SIPA 2025 diyakini akan kembali mengukuhkan Solo sebagai pusat seni pertunjukan internasional.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X