SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Polresta Surakarta bersama Perum Bulog dan Pemerintah Kota Surakarta menyalurkan sebanyak 189,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat.
Penyaluran dilakukan selama 12 hari, mulai 8 hingga 20 Agustus 2025, sebagai upaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban warga.
Kasat Reskrim Polresta Surakarta, AKP Prastiyo Triwibowo, mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menjelaskan program ini merupakan implementasi kebijakan Kapolri dalam mendukung stabilitas harga pangan nasional.
“Beras SPHP ini dijual langsung kepada masyarakat dengan harga terjangkau, Rp11.000 per kilogram atau Rp55.000 per kemasan 5 kilogram. Distribusi dilakukan agar harga pangan tetap stabil sekaligus membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga wajar,” ujar AKP Prastiyo, Selasa 19 Agustus 2025.
Dalam penyalurannya, beras SPHP dibagi ke enam Polsek jajaran Polresta Surakarta. Mekanisme distribusi dilakukan secara bertahap setiap hari, menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Hasilnya, dalam waktu 12 hari, total 189.500 kilogram beras berhasil disalurkan tepat sasaran.
Warga yang hadir tampak tertib menunggu giliran. Polresta Surakarta juga menyiapkan fasilitas minuman bagi masyarakat yang mengantri sebagai bentuk pelayanan dan kenyamanan.
Upaya Menekan Harga dan Bantu Warga
Menurut AKP Prastiyo, keberadaan beras SPHP ini diharapkan dapat menjadi penyeimbang harga di pasaran. Selain itu, distribusi langsung oleh aparat kepolisian turut memastikan keamanan, keteraturan, dan ketepatan sasaran.
“Polresta Surakarta berperan aktif memastikan distribusi berjalan lancar. Harapannya program ini benar-benar membantu masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga beras,” tambahnya.
Polresta Surakarta bersama Bulog dan Pemkot Surakarta juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan harga serta ketersediaan beras di lapangan, agar program stabilisasi pangan tetap berjalan efektif.
Program ini diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat Solo Raya. Dengan harga yang terjangkau, warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok utama tanpa khawatir terhadap lonjakan harga.
“Semoga manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat dan memberi dampak positif terhadap stabilitas harga pangan di Kota Surakarta,” pungkas AKP Prastiyo. (ks01)