Sabtu, 13 Juni 2026

Projo Solo Gelar Buka Bersama, Serukan Persatuan Usai Kontestasi Politik

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 22 Maret 2025 | 20:36 WIB
Projo Solo Gelar Buka Bersama, Serukan Persatuan Usai Kontestasi Politik. (KlikSoloNews/dok)
Projo Solo Gelar Buka Bersama, Serukan Persatuan Usai Kontestasi Politik. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Ketua DPC Relawan Pro Jokowi (Projo) Solo, Tego Widarti, mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Ramadan sebagai ajang mempererat kembali persatuan setelah kontestasi politik yang berlangsung sebelumnya, baik dalam pemilihan presiden (pilpres) maupun pemilihan kepala daerah (pilkada).


Ajakan tersebut disampaikan oleh Widarti dalam acara Buka Puasa Bersama yang diadakan di Posko Projo Solo, Nusukan, Banjarsari, Solo, pada Jumat 21 Maret 2025.

Menurutnya, persatuan masyarakat, terutama di Solo, sangat penting untuk menciptakan suasana yang nyaman dan harmonis.

“Melalui acara buka bersama ini, kami ingin merangkul kembali masyarakat yang mungkin sempat terpecah selama Pemilu maupun Pilkada kemarin. Di Solo ini, ada yang memilih 01, 02, maupun 03, dan kini sudah saatnya kita bersatu lagi agar kehidupan bermasyarakat kembali aman dan nyaman,” ujar Widarti.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak lagi saling melontarkan fitnah, ejekan, atau hal-hal negatif lainnya yang dapat memperpanjang perpecahan.

“Lebih baik kita isi waktu sekarang dan ke depan dengan kegiatan positif. Mari kita jaga serta rawat hal-hal yang telah dicapai oleh pemerintahan sebelumnya, dan untuk yang belum terselesaikan, kita dorong pemerintahan saat ini agar dapat menyelesaikannya,” tambahnya.

Menurut Widarti, sikap tersebut akan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat dalam jangka panjang.

Ketika ditanya mengenai kritik yang sering ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Widarti menegaskan bahwa kritik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Ia menyebutkan dari kritik tersebut, bisa diambil masukan yang berguna bagi perbaikan.

“Namun, jika ada kritik yang tidak diakomodasi, mohon dimaklumi. Mungkin ada pertimbangan lain yang lebih mendalam,” jelasnya.

Ia berharap, selain mempererat kembali persatuan, masyarakat juga dapat bersama-sama mendorong pemerintah agar menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi masa depan bersama.

“Kita tidak perlu mempermasalahkan hal-hal yang tidak perlu dipermasalahkan. Yang terpenting, kita harus tetap bersatu dan saling menyengkuyung,” pungkasnya. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X