Sabtu, 13 Juni 2026

Waspada! Modus Ganjel ATM Masih Ada, Pelaku Beraksi Antar Provinsi

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Selasa, 11 Maret 2025 | 20:53 WIB
Polresta Surakarta berhasil membekuk pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM di Solo. (Foto: Dok. KlikSoloNews)
Polresta Surakarta berhasil membekuk pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM di Solo. (Foto: Dok. KlikSoloNews)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Pencurian uang dengan modus ganjal ATM masih terjadi. Baru-baru ini terjadi di sebuah minimarket yang ada di kawasan Cengklik, Banjarsari Solo pada 9 Februari 2025 lalu.

Pencurian itu dilakukan oleh komplotan yang beranggotakan 5 orang. Berbekal kesaksian korban dan rekaman cctv minimarket, Polresta Surakarta berhasil membekuk 3 tersangka.

"Terduga pelaku yang pertama AM, alamat Lampung Selatan, HP dan DM. Para tersangka mencari kelengahan korban, sebelumnya telah memasang tusuk gigi di mesin atm. Mereka menunggu korban minta tolong saat terjadi masalah ketika hendak menarik uang di atm," jelas Wakil Kapolresta Surakarta, AKBP Sigit saat jumpa pers, Selasa 11 Maret 2025.

Sigit menjelaskan masing-masing pelaku memiliki tugas sebagai eksekutor maupun pendamping korban sembari menghafalkan pin. Mereka berhasil ditangkap di wilayah Manahan Solo.

"Komplotan ini beraksi di berbagai wilayah seperti Bogor, Bandung, Cirebon, Caruban, Solo, Madiun, Surabaya, Karanganyar. Total mereka melakukan tindakan pencurian ini 42 kali," jelas Sigit.

Polisi mengamankan barang bukti berupa rekaman cctv minimarket, print out buku rekening korban, plat nomor palsu, satu pax tusuk gigi, 46 kartu atm dari berbagai bank, tiga buah hp, tiga bungkus masker dab pakaian yang dikenakan para pelaku.

Para pelaku disangkakan pasal 373 KUHP ayat 1 atas pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara 7 tahun.

Sementara itu, salah satu pelaku mengaku sengaja mengajak rekan dari kampung halaman untuk beraksi di kota-kota tujuan. Mereka bahkan menginap di salah satu hotel tempat mereka beraksi demi memperdaya korban.

"Memang cari teman dari Lampung. Kami meninggalkan nomor hp di atm jadi bisa dihubungi korban. Memilih korbannya juga acak, jadi tidak tahu mana yang punya jumlah uang banyak atau tidak," ucap AM, salah satu tersangka. (KS06)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X