SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Yatim Mandiri Solo mengadakan Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) yang diselenggarakan di Hotel Syariah Solo, Minggu 27 Oktober 2024.
OMATIQ diikuti 95 peserta dari anak-anak binaan sanggar belajar Yatim Mandiri se-Solo Raya dengan dua cabang lomba yaitu lomba Matematika sejumlah 60 peserta dan lomba Tartil Al-Quran sejumlah 35 peserta.
Rangkaian acara meliputi babak penyisihan yang mendapatkan lima peserta terbaik di kedua cabang lomba. Acara lantas dilanjut babak final yang memperebutkan posisi juara 1, 2, dan 3. Di sela-sela perlombaan, terdapat pula hiburan oleh Kak Yassir yang membawa dongeng bertema kelautan.
Tema yang diangkat dalam OMATIQ 2024 ini adalah Marine Science. Tema ini dipilih karena laut adalah salah satu hal yang paling dekat dengan masyarakat dan memiliki pengetahuan yang kaya.
-
“Untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang peduli kepada Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki sumber daya laut yang sangat banyak,” ujar Subhan Ricky menyebutkan dalam sambutannya sebagai Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Yatim Mandiri Solo.
Acara olimpiadie ini selesai dalam waktu satu hari dengan pemenang diumumkan di akhir acara. Juara pertama cabang lomba Matematika diraih Alya Almashyra Latifa Surya Wijaya dari Sanggar Jayengan dan cabang lomba Tartil Al-Quran didapatkan oleh Arsyad Ubaidullah dari Sanggar Pucangsawit.
Kedua anak ini akan mewakili Yatim Mandiri Solo bersaing melawan anak binaan sanggar belajar Yatim Mandiri se-Indonesia dalam Grand Final OMATIQ Yatim Mandiri Nasional di Jakarta yang akan berlangsung pada Desember 2024.
Hotel Syariah Solo menjadi wadah acara OMATIQ yang merupakan agenda tahunan dari Yatim Mandiri Solo. Pihak hotel sangat mengapresiasi dan mendapatkan kehormatan atas terlaksananya acara ini.
Seperti yang disampaikan Joko Susilo, sebagai Eksekutif Asisten Manajer Hotel Syariah Solo. “Olimpiade ini menjadi acuan atau batu loncatan bagi anak-anak untuk berprestasi ke depannya,” katanya.
-
Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an adalah kegiatan tahunan yang menjadi tolak ukur kemampuan masing-masing sanggar binaan di Solo Raya.
Dengan adanya kegiatan ini, penilaian dari guru, sanggar, serta kemampuan anak diperlihatkan. Kegiatan OMATIQ menjadi ajang persaingan dan kompetensi anak-anak supaya menjadi siswa yang memiliki prestasi yang gemilang di kemudian hari. (Hanung/KS01)