Jumat, 12 Juni 2026

Upacara Kemerdekaan Unik, Karyawan Hotel Solia Zigna Berkostum Pejuang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 18 Agustus 2024 | 00:17 WIB
Upacara Kemerdekaan Unik, Karyawan Hotel Solia Zigna Berkostum Pejuang. (KlikSoloNews/dok Solia)
Upacara Kemerdekaan Unik, Karyawan Hotel Solia Zigna Berkostum Pejuang. (KlikSoloNews/dok Solia)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Hotel Solia Zigna Kampung Batik Laweyan menggelar serangkaian acara istimewa dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

Puncak perayaan dilaksanakan pada Sabtu, 17 Agustus 2024, dengan upacara bendera yang menyajikan suasana unik dan bersejarah.

Upacara kali ini menarik perhatian karena seluruh peserta mengenakan seragam pejuang kemerdekaan serta kostum rakyat Indonesia pada masa lampau.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Gusti Muchlis, Cluster General Manager Solia Hotel Solo, juga mengenakan seragam pejuang kemerdekaan yang mengingatkan pada sosok Bung Tomo.

Upacara diikuti oleh seluruh staf Hotel Solia Zigna Kampung Batik Laweyan serta tamu hotel yang sedang menginap. Mengusung konsep yang mirip dengan upacara di Istana Merdeka, acara ini melibatkan pasukan pengibar bendera yang terdiri dari perwakilan departemen dan satuan pengamanan setempat.

Dalam sambutannya, Gusti Muchlis menyampaikan tema peringatan HUT ke-79 RI, yaitu "Nusantara Baru Indonesia Maju". Tema ini menekankan momen transisi besar yang dihadapi Indonesia serta menandai perubahan penting dalam perjalanan bangsa.

"Sebagai insan pekerja di bisnis perhotelan, saatnya kita siap beradaptasi dengan segala perubahan. Bisnis hotel tidak mengenal batas waktu, aturan terus berubah, pasar selalu berkembang, siklus terus berputar, dan persaingan semakin ketat," ujar Gusti Muchlis dalam sambutannya.

"Mari kita berkomitmen untuk bekerja lebih baik lagi. Yang terpenting bukanlah memenangkan pertandingan sesaat, tetapi bagaimana kita terus beradaptasi dan berkembang seiring perubahan," sambungnya.

Acara puncak ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Gusti Muchlis bersama jajaran Head of Department.

Pemotongan tumpeng dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur dan doa atas karunia kemerdekaan. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Harunan Rasid Simamora dari Pekanbaru, salah satu tamu hotel yang turut serta dalam upacara.

Dengan suasana yang penuh semangat dan makna, perayaan kemerdekaan di Hotel Solia Zigna Kampung Batik Laweyan menjadi momentum berharga untuk merayakan dan merefleksikan semangat kemerdekaan, serta meningkatkan komitmen dalam menghadapi tantangan di masa depan. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X