SOLO, KLIKSOLONEWS.COM -- Tim Dokkes Polresta Surakarta kembali menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, bagi korban terdampak bencana alam banjir, di tempat Pengungsian LDII Joyotakan Serengan, Sabtu 18 Februari 2023.
Kasi Dokkes Polresta Surakarta, AKP Cahyono Agus Suryanto, mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan bakti sosial dilakukan untuk menolong masyarakat korban banjir di tempat penampungan dan yang akan kembali ke rumahnya masing-masing.
“Bakti sosial merupakan wujud kepedulian Polresta Surakarta, terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah dan membantu mengurangi beban korban banjir,” ucap AKP Cahyo melalui keterangan resmi diterima KlikSoloNews.
KLIK JUGA: Ditresnarkoba Polda Jateng Ungkap 66 Kasus Narkoba Periode Januari hingga Februari 2023
Lebih lanjut Kasi Dokkes, menambahkan pengobatan gratis yang dilakukan tim Dokkes Polresta Surakarta, antara lain pengobatan penyakit demam, flu, pegal linu, gatal-gatal dan alergi, diare serta pemberian vitamin yang dimaksudkan untuk menambah daya tahan tubuh pengungsi dari serangan penyakit.
“Tim Dokkes Polresta Surakarta memberikan pelayanan pengobatan secara gratis, sebagai bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat dalam situasi bencana, ” kata dia.
Sementara itu, Sabtu 18 Febriaro 2023, sejumlah pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing, setelah banjir di permukiman warga mulai surut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta, Nico Agus Putranto, seusai rapat koordinasi di Ruang Manganti Praja Kompleks Balai Kota Surakarta di Surakarta kemaren, Jumat 17 Februari 2023, mengatakan beberapa pengungsi sudah mulai pulang ke rumah masing-masing, di antaranya di Tipes dan Bumi.
KLIK JUGA: Janji Erick Thohir Babat Habis Mafia Sepak Bola di Indonesia
“Mereka sudah pulang semua. Kami tidak mengimbau untuk bertahan di pengungsian. Tentunya kalau sudah surut, pinginnya pulang ke rumah untuk bersih-bersih,” kata dia.
Meski demikian, dikatakannya, jika sewaktu-waktu kembali terjadi banjir maka pihak BPBD akan tetap mengarahkan mereka ke kantor kelurahan setempat. (KS01)