Sabtu, 13 Juni 2026

Kepada Gibran, Kusumo Berharap Modernisasi Sarana Prasarana Seni dan Budaya di Kota Solo

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Minggu, 28 Februari 2021 | 21:55 WIB
SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Hadirnya Gibran di Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sebagai Wali Kota muda dan inovatif, membuat pemerhati budaya BRM Kusumo Putro, berharap adanya modernisasi sarana dan prasarana pada sektor seni budaya di Kota Solo.

Kusumo menginginkan Pemkot tidak melupakan ciri khas Kota Bengawan yang memiliki batik beraneka ragam.

“Untuk lebih menguatkan brand batik di Solo, sebaiknya Pemkot memiliki museum atau rumah batik sebagai bentuk pelestarian budaya adiluhung kota ini,” ucap Kusumo, Minggu (28/2/2021).

Museum atau rumah batik saat ini banyak dimiliki masyarakat, khususnya pengusaha batik di Kota Solo. Saat ini Kota Solo belum memiliki museum ataupun rumah berbasis batik yang dikelola Pemkot.

“Sementara, belum ada satu pun museum atau rumah membatik yang dibangun dan dikelola Pemkot. Padahal, perajin dan karya batik mereka adalah salah satu potensi atau daya tarik Kota Solo sebagai kota budaya,” tegas Kusumo.

“Batik merupakan salah satu warisan peninggalan budaya leluhur Bangsa Indonesia dan leluhur rakyat Solo yang wajib untuk dilestarikan selamanya sebagai wujud kecintaan kita sebagai anak bangsa kepada budayanya sendiri,” tambahnya.



Kusumo juga memiliki gagasan besar terkait perkembangan seni budaya di Kota Solo. Dia mengaku miris melihat Gedung Wayang Orang Sriwedari yang kini terlihat kumuh. Gedung yang dipenuhi penggemarnya saat akhir pekan tersebut terbilang sangat memprihatinkan.

“Seharusnya Pemkot segera membangun gedung baru yang lebih baik dan modern serta dilengkapi dengan sarana prasarana yang lebih lengkap dan modern pula,” urainya.

-


Menurutnya Gedung Wayang Orang Sriwedari masih memakai sarana prasarana yang sudah kuno dan ketinggalan zaman. Contohnya panggung pentas, geber atau gambar background masih memakai kain dan tripleks yang dilukis.

“Selain itu sound system, kursi penonton, area parkir yang kurang luas dan kalau hujan sangat becek dan berlumpur, pakaian wayang yang kurang banyak dan lengkap. Ini seharusnya juga menjadi perhatian Pemkot,” tegasnya.

-


BRM Kusumo Putro optimistis, ide dan harapannya ini akan disambut antusias Gibran Rakabuming Raka sebagai wali kota dengan jiwa muda yang memiliki visi memajukan Kota Solo.

“Semoga Pemkot ke depan segera membangun gedung wayang orang yang megah dan mewah dengan sarana prasarana yang lengkap dan modern,” pungkasnya. (KS02-02)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X